2 Pilihan Mata Bor Insert (U-Drill) Terbaik
Bandingkan fitur, spesifikasi, dan harga Mata Bor Insert (Throw-Away Drill) pilihan dari monotaro.id
Produk Mata Bor Insert
| Products | ||
|---|---|---|
| SKU | S016395121 | S044730109 |
| Model Number | WDX320D2S32 | MVX1700X2F20 |
| Cutting Diameter (mm) | 32 | 17 |
| Effective Length (mm) | 68 | 41 |
| Overall Length (mm) | 152 | 99 |
| Shank Diameter (mm) | 32 | 20 |
| Material/Coating | High Strength Steel Body | Carbide (Outer: CVD, Inner: PVD) |
| Fitur |
|
|
| Deskripsi | Mata bor insert (Indexable Drill) tangguh dari Sumitomo seri WDX. Mampu menghasilkan lubang berdiameter besar (32mm) dengan tingkat presisi dan stabilitas tinggi. Sangat cocok untuk produksi massal komponen otomotif dan alat berat. | Mata bor throw-away premium dari Mitsubishi Materials. Menggabungkan teknologi pelapisan CVD dan PVD pada insert yang berbeda untuk memaksimalkan umur pakai pahat secara signifikan, mengurangi biaya perkakas (tooling cost) jangka panjang. |
Daftar Isi
Mengapa Menggunakan Mata Bor Insert?
Mata Bor Insert, yang sering disebut di industri pemesinan sebagai Indexable Drill, Throw-Away Drill, atau U-Drill, adalah alat potong tingkat lanjut (advanced cutting tool) yang didesain untuk produktivitas tinggi. Berbeda dengan mata bor konvensional yang harus diasah ulang (resharpening) saat tumpul, alat ini menggunakan ujung potong berupa kepingan karbida (insert) yang bisa dibalik atau diganti dengan cepat.
- Efisiensi Biaya Jangka Panjang: Walaupun harga bodi mata bor (holder) relatif tinggi di awal, Anda hanya perlu membeli kepingan insert karbida baru ke depannya. Ini menekan Tooling Cost secara drastis pada pabrikasi volume tinggi.
- Kecepatan Pemakanan (Material Removal Rate) Ekstrem: Memungkinkan parameter pemotongan (Speed & Feed) 3 hingga 5 kali lebih tinggi dibandingkan mata bor HSS (High-Speed Steel) biasa.
- Multifungsi: Pada mesin bubut CNC (Lathe), mata bor insert tidak hanya bisa mengebor lubang lurus, tetapi juga bisa digeser sumbu-X nya untuk difungsikan sebagai pahat bubut dalam (Boring bar) guna memperbesar diameter lubang.
Merek Mata Bor Insert Terbaik
- Sumitomo Electric: Raksasa perkakas presisi asal Jepang ini sangat dihormati di industri otomotif dan alat berat. Seri WDX mereka dikenal memiliki bodi baja berketangguhan tinggi yang sangat baik meredam getaran.
- Mitsubishi Materials (DIAEDGE): Berada di kasta tertinggi alat potong global. Inovasi Mitsubishi terletak pada kejeniusan desain metalurginya. Mereka memahami bahwa bagian tengah bor berputar lebih lambat dibanding sisi luar, sehingga mereka sering merancang tipe insert yang berbeda untuk satu bodi bor demi memaksimalkan ketahanan dan meminimalisir risiko pecah (chipping).
Perbandingan Produk Mata Bor Insert
1. Sumitomo Electric Indexable Drill WDX Series WDX320D2S32
- Rekomendasi Penggunaan: Sangat direkomendasikan untuk pembuatan lubang jangkar (anchor holes) mesin, komponen hidrolik alat berat, dan flange pipa skala besar. Diameter pemotongan raksasa 32mm memungkinkannya melubangi pelat tebal dalam hitungan detik di mesin CNC bertenaga tinggi.
- Implikasi Teknis:
- Shank Diameter 32mm: Leher pegangan sebesar 32mm menjamin rigiditas absolut. Hal ini mencegah bodi bor melengkung (defleksi) saat diberi dorongan maju (feed rate) yang agresif.
- Rasio Kedalaman 2D (Effective Length 68mm): Bor ini didesain pendek dan gempal (kedalaman maksimal 2x dari diameter / 2D). Semakin pendek U-Drill, semakin sulit ia bergetar, menjadikannya 'monster' untuk pengikisan (roughing) material keras secara stabil.
2. Mitsubishi Drill for Drilling MVX1700X2F20
- Rekomendasi Penggunaan: Solusi untuk industri suku cadang otomotif, pembuatan poros transmisi, dan komponen mesin (engine block). Diameter 17mm adalah ukuran lazim untuk lubang tapping ulir berukuran sedang.
- Implikasi Teknis:
- Coating: Outer CVD, Inner PVD: Ini adalah mahakarya rekayasa cutting tool. Insert bagian luar berputar dengan kecepatan keliling (cutting speed) maksimum, sehingga menghasilkan panas luar biasa—lapisan CVD (Chemical Vapor Deposition) yang sangat tahan suhu ekstrem dipasang di sini. Sebaliknya, insert bagian dalam (dekat sumbu putar) kecepatannya mendekati nol dan lebih sering mengalami benturan (beban kejut)—lapisan PVD (Physical Vapor Deposition) yang lebih ulet/tangguh (tough) dipasang di sini agar tidak mudah retak. Hasilnya? Umur alat potong yang sangat panjang dan seimbang!
Tips Memilih Mata Bor Insert
- Sesuaikan Spesifikasi Spindle Mesin: U-Drill membutuhkan Horsepower (tenaga) yang besar dan poros (spindle) yang rigid (minimal taper BT40 atau BT50 pada mesin frais). Jangan memaksakan U-Drill berdiameter 32mm pada mesin CNC light-duty karena akan merusak bearing spindle.
- Fitur Internal Coolant (Through Coolant): Mata bor insert wajib menggunakan sistem pendingin internal bertekanan tinggi (minimal 10 Bar, idealnya 20-70 Bar) yang menyemprot cairan langsung dari ujung mata bor. Ini vital untuk meniup keluar gram/tatal (chip evacuation) agar bor tidak meledak di dalam lubang akibat tumpukan logam panas.
- Pahami Perhitungan Cutting Speed: Selalu atur parameter mesin Anda berdasarkan rekomendasi pabrikan menggunakan rumus kecepatan potong:$$V_c = \frac{\pi \cdot D \cdot N}{1000}$$(di mana $V_c$ adalah kecepatan potong (m/min), $D$ diameter bor (mm), dan $N$ adalah RPM).
Saran Penggunaan dan Perawatan Produk
- Lumasi Baut Pengikat Insert (Torx Screw): Saat mengganti insert, selalu oleskan sedikit anti-seize paste pada ulir baut pengunci dan gunakan kunci torsi (Torque wrench) sesuai ukuran. Pengencangan manual yang berlebihan (over-tightening) akan membuat baut macet permanen karena pemuaian panas.
- Inspeksi Seat (Dudukan Insert): Jika insert karbida pecah saat beroperasi, pastikan Anda memeriksa bagian kantong dudukan (pocket seat) pada bodi baja. Jika dudukan sudah penyok atau terkikis, insert baru tidak akan duduk rata dan pasti akan patah lagi dalam hitungan detik.
Kendala Penggunaan Mata Bor Insert
-
1. Tatal Logam Melilit di Bodi Bor (Bird-nesting / Jamming)
Penyebab: Feed rate (laju pemakanan) terlalu rendah atau tekanan coolant internal lemah, sehingga tatal memanjang seperti per dan tidak patah menjadi serpihan kecil (koma).
Solusi: Tingkatkan feed rate secara bertahap agar tatal tertekan dan patah, serta bersihkan filter coolant mesin untuk mengembalikan tekanan semprotan fluida. -
2. Insert Tengah Sering Pecah/Gompel (Center Insert Chipping)
Penyebab: Kecepatan potong (RPM) saat bodi bor menyentuh material terlalu lambat, benda kerja miring, atau insert tengah yang dipasang salah tipe.
Solusi: Pastikan insert tengah menggunakan grade karbida yang lebih tough (tangguh/tidak getas). Kurangi laju feed pada kedalaman 2-3mm pertama saat bor baru menembus permukaan benda kerja. -
3. Timbul Suara Bergetar dan Hasil Lubang Beralur (Chatter)
Penyebab: Benda kerja kurang dijepit dengan kuat (kurang rigid), atau poros bor tidak sejajar persis dengan titik tengah (center line) spindle mesin bubut.
Solusi: Lakukan dial indicator alignment ulang pada turret mesin bubut, pastikan run-out berada di bawah 0.05mm. Kencangkan tekanan chuck pada benda kerja.
Pertanyaan Seputar Mata Bor Insert
Apa bedanya Mata Bor Insert dengan Mata Bor Solid (Twist Drill)?
Mata bor solid terbuat utuh dari material potong yang sama (misal HSS atau Solid Carbide) dari ujung hingga gagang, dan memiliki ujung meruncing (point angle). Mata bor insert menggunakan gagang baja yang dipasangi dua sisipan (insert) karbida kotak yang bisa dilepas pasang. U-Drill cenderung memiliki ujung yang lebih rata (flat bottom) dan daya hancur logam yang lebih masif.
Apakah mata bor insert bisa digunakan di mesin bor duduk manual?
Sangat tidak direkomendasikan. Mata bor insert tidak memiliki ujung tajam pemandu di titik paling tengah (dead center), melainkan memotong secara asimetris. Jika ditekan menggunakan bor duduk manual yang kurang rigid, bor akan meleset, bergetar hebat, dan bodi bajanya bisa patah membahayakan operator. Alat ini khusus untuk mesin CNC atau mesin Frais/Bubut industri berat.
Bagaimana cara mengetahui kapan harus mengganti mata insert?
Jangan tunggu sampai insert pecah! Ganti atau putar (index) insert ketika muncul tanda:
1) Suara pemotongan berubah menjadi kasar/mendengung;
2) Beban spindle load meter pada panel CNC melonjak tinggi;
3) Warna tatal logam (chip) berubah sangat biru kehitaman yang menandakan gesekan dan keausan (flank wear) parah pada sudut insert.


















































































































































