Dalam pekerjaan pemesinan, pembuatan ulir pada lubang membutuhkan alat yang tepat agar hasilnya presisi, rapi, dan sesuai dengan ukuran baut yang digunakan. Salah satu alat yang umum digunakan untuk membuat ulir dalam adalah hand tap. Alat ini dirancang untuk membentuk ulir pada bagian dalam lubang dengan cara memotong material secara bertahap.

 

Hand tap tersedia dalam berbagai jenis dan standar ulir, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan. Mulai dari ulir metrik, ulir Amerika, ulir inci BDF/BSW, hingga ulir pipa, masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda.

 

Memahami jenis ulir hand tap serta cara menggunakannya dengan benar penting untuk menghindari kesalahan ukuran, kerusakan ulir, maupun kerusakan pada benda kerja. Artikel ini akan membahas 4 jenis ulir hand tap, fungsi masing-masing, serta langkah-langkah menggunakan hand tap dengan tepat untuk mendapatkan hasil yang kuat dan presisi.

 

Jenis - Jenis Ulir Pada Hand Tap

1. Ulir Metrik (Metric Thread - M) 

 

 

Ulir metrik (Metric Thread - M) adalah jenis ulir yang menggunakan satuan milimeter (mm) sebagai standar ukuran. Ulir ini merupakan salah satu jenis ulir yang paling umum digunakan pada baut, mur, mesin, dan berbagai peralatan teknik. 

 

Ciri utama ulir metrik adalah penulisannya menggunakan huruf “M” yang diikuti dengan diameter nominal dan pitch (jarak antar ulir). Contohnya : 

 

  • M6 x 1,0 → diameter nominal 6 mm dengan pitch 1,0 mm.
  • M8 X 1,25 → diameter nominal 8 mm dengan pitch 1,25 mm.
  • M10 x 1,5 → diameter nominal 10 mm dengan pitch 1,5 mm.

 

Dalam penggunaan hand tap, ukuran tap harus disesuaikan dengan ulir yang ingin dibuat. Misalnya, untuk membuat ulir M8 x 1,25 dan lubang awal harus memiliki diameter yang sesuai agar proses penyadapan menghasilkan ulir yang rapi dan tidak membebani tap secara berlebihan. Sederhananya, ulir metrik adalah ulir dengan ukuran berdasarkan sistem milimeter, sehingga diameter dan jarak antar ulirnya dinyatakan dalam mm. 

 

Baca Juga: Rekomendasi Pencabut Baut (Screw Extractor) Terbaik

 

2. Ulir Inci / BSF / Whitworth (BSW) 

 

 

Ulir inci adalah jenis ulir yang menggunakan satuan inci (inch) sebagai dasar ukuran, berbeda dengan ulir metrik yang menggunakan militer. Jenis ulir ini banyak ditemukan pada mesin, peralatan industri, kendaraan, serta komponen menggunakan standar Inggris atau Amerika.

 

Dalam kelompok ulir inci, terdapat beberapa standar yang umum digunakan, diantaranya BSW (British Standard Whitworth) dan BSF (British Standard Fine). 

 

  • BSW (British Standard Whitworth) merupakan ulir dengan profil Whitworth dan memiliki pitch yang relatif lebih kasar. Jenis ini banyak digunakan pada mesin dan peralatan lama yang menggunakan standar Inggris. 
  • BSF (British Standard Fine) memiliki profil dasar yang sama dengan Whitworth, tetapi menggunakan pitch lebih halus dibandingkan BSW. Ulir ini digunakan ketika diperlukan sambungan yang lebih halus atau penyesuaian yang lebih presisi.

 

Salah satu ciri khas ulir Whitworth adalah sudut profil ulir 55°, berbeda dengan ulir metrik yang umumnya menggunakan sudut profil 60°.

 

Pada penggunaan hand tap, ukuran tap harus disesuaikan dengan standar ulir pada komponen yang akan dibuat. Misalnya, jika benda kerja menggunakan ulir BSW, maka gunakan hand tap BSW dengan ukuran yang sesuai. Penggunaan tap dengan standar yang berbeda dapat menyebabkan ulir tidak cocok dengan baut atau bahkan merusak ulir.

 

 

Baca Juga: Tips Melakukan Pengeboran

 

3. Ulir Amerika / Unified Thread (UNC / UNF)

 

 

Ulir Amerika atau Unified Thread adalah standar ulir yang menggunakan satuan inci (inch) dan banyak digunakan pada baut, mur, mesin, kendaraan, serta berbagai peralatan industri. Standar ini dikenal sebagai Unified Thread Standard (UTS) dan memiliki dua jenis yang umum digunakan, yaitu UNC dan UNF.

 

  • UNC (Unified National Coarse) adalah jenis ulir dengan pitch lebih kasar atau jarak antar ulir lebih besar. UNC banyak digunakan untuk sambungan umum karena lebih mudah dipasang dan cukup kuat untuk berbagai kebutuhan mekanis.
  • UNF (Unified National Fine) memiliki pitch lebih halus dengan jumlah ulir lebih banyak dalam satu inci. Jenis ini biasanya digunakan ketika membutuhkan penyesuaian yang lebih presisi atau ruang pemasangan yang terbatas.

 

Berbeda dengan BSW/BSF yang menggunakan profil Whitworth dengan sudut 55°, ulir UNC dan UNF menggunakan profil ulir dengan sudut 60°.

 

Ukuran ulir Amerika biasanya ditulis berdasarkan diameter nominal dan jumlah ulir per inci (TPI/Threads Per Inch). Contohnya, 1/4"-20 UNC berarti diameter nominal 1/4 inci dengan 20 ulir per inci.

 

Dalam penggunaan hand tap, pemilihan tap harus disesuaikan dengan standar dan ukuran ulir yang akan dibuat. Jika lubang akan dibuat untuk baut 1/4"-20 UNC, maka gunakan hand tap 1/4"-20 UNC dan siapkan lubang awal dengan diameter yang sesuai.

 

Baca Juga: Cara Pasang Dynabolt (Anchor Bolt)

 

4. Ulir Pipa (Pipe Thread - NPT / PT / G)

 

Ulir pipa (Pipe Thread) adalah jenis ulir yang dirancang khusus untuk menyambungkan pipa, fitting, valve, dan komponen perpipaan lainnya. Selain berfungsi sebagai penyambung, beberapa jenis ulir pipa juga dirancang untuk membantu menghasilkan sambungan yang rapat dan mencegah kebocoran.

 

Terdapat beberapa standar ulir pipa yang umum digunakan, seperti NPT, PT, dan G. Masing-masing memiliki bentuk dan karakteristik yang berbeda sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan standar komponen yang akan disambungkan.

 

  • NPT (National Pipe Thread) merupakan standar ulir pipa yang umum digunakan pada sistem perpipaan berbasis standar Amerika. Ulir NPT memiliki bentuk taper (meruncing) sehingga diameter ulir berubah secara bertahap dan sambungan dapat menjadi semakin rapat saat dikencangkan. 
  • PT (Pipe Thread) atau yang sering dikaitkan dengan standar BSPT merupakan ulir pipa berbentuk taper yang banyak digunakan pada berbagai sistem perpipaan, terutama yang menggunakan standar Inggris atau Asia. Karena bentuknya meruncing, ulir ini dapat membantu menghasilkan sambungan yang rapat.
  • G (BSPP / British Standard Pipe Parallel) merupakan ulir pipa dengan bentuk paralel, sehingga diameter ulir tetap sepanjang bagian berulir. Berbeda dengan NPT dan BSPT/PT yang berbentuk taper, ulir G umumnya membutuhkan seal, gasket, atau O-ring pada desain sambungannya untuk membantu mencegah kebocoran.

 

Dalam penggunaan hand tap, pemilihan tap harus disesuaikan dengan standar ulir pipa yang dibutuhkan. Misalnya, jika komponen menggunakan standar NPT, maka gunakan NPT pipe tap dengan ukuran yang sesuai. Begitu juga untuk PT/BSPT atau G/BSPP.

 

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah NPT, PT/BSPT, dan G tidak dapat dianggap sama meskipun ukuran nominalnya terlihat serupa. Perbedaan profil, pitch, diameter, dan bentuk ulir dapat menyebabkan sambungan tidak cocok atau berpotensi mengalami kebocoran.

 

Cara Menggunakan Hand Tap

 

Penggunaan hand tap perlu dilakukan dengan tepat agar ulir yang dihasilkan tidak miring, rusak, atau membuat tap patah. Berikut langkah-langkah dasarnya.

 

  1. Tentukan Jenis dan Ukuran Ulir

 

Sebelum mulai, tentukan terlebih dahulu jenis ulir yang akan dibuat. Pastikan hand tap sesuai dengan baut atau komponen yang akan dipasangkan. Perhatikan diameter, pitch, jumlah ulir, dan standar ulir. Jangan mencampurkan hand tap metrik dengan baut standar inci karena ukuran dan pitch-nya berbeda.

 

  1. Buat Lubang Awal

 

Gunakan mata bor dengan ukuran yang sesuai sebagai lubang tap (tap drill hole). Diameter lubang harus disesuaikan dengan ukuran hand tap yang digunakan. Lubang yang terlalu kecil dapat membuat proses tapping menjadi berat dan meningkatkan risiko hand tap patah. Sebaliknya, lubang yang terlalu besar dapat menghasilkan ulir yang terlalu dangkal.

 

  1. Pastikan Posisi Tap Tegak Lurus

 

Pasang hand tap pada tap wrench atau tang tap, kemudian tempatkan ujung tap pada lubang. Pastikan posisi tap tegak lurus terhadap permukaan benda kerja. Posisi yang miring dapat menyebabkan ulir tidak sejajar dengan lubang dan berpotensi merusak tap maupun benda kerja.

 

  1. Mulai Memotong Ulir

 

Putar tap secara perlahan searah jarum jam sambil memberikan tekanan yang stabil. Setelah beberapa putaran, lakukan gerakan maju dan mundur secara berkala. Gerakan mundur ini membantu mematahkan dan mengeluarkan geram dari proses pemotongan sehingga beban pada tap berkurang.

 

  1. Gunakan Cutting Fluid

 

Gunakan cairan pemotong atau pelumas yang sesuai dengan material benda kerja. Cutting fluid membantu mengurangi gesekan, panas, dan beban pemotongan, sekaligus membantu memperpanjang umur hand tap.

 

  1. Lanjutkan hingga Kedalaman yang Dibutuhkan

 

Teruskan proses tapping sampai mencapai kedalaman ulir yang diperlukan. Untuk lubang buntu, perhatikan kedalaman lubang agar tap tidak dipaksakan terlalu dalam. Setelah mencapai kedalaman yang cukup, putar tap berlawanan arah untuk mengeluarkannya dari lubang secara perlahan.

 

  1. Bersihkan dan Periksa Hasil Ulir

 

Setelah hand tap dilepas, bersihkan sisa geram dari lubang. Periksa hasil ulir dan lakukan pengujian menggunakan baut atau thread gauge yang sesuai. Baut harus dapat masuk dengan lancar tanpa terasa terlalu longgar atau terlalu dipaksakan.

 

 

Tips Menggunakan Hand Tap dengan Aman

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan hand tap : 

 

  • Pastikan ukuran tap dan lubang bor sudah sesuai.
  • Gunakan tap wrench yang tepat agar tenaga dapat dikontrol dengan baik.
  • Jaga posisi tap tetap tegak lurus terhadap benda kerja.
  • Jangan memberikan tekanan berlebihan.
  • Gunakan cutting fluid sesuai material.
  • Putar tap secara perlahan dan stabil.
  • Bersihkan geram secara berkala.
  • Untuk lubang dalam atau pekerjaan tertentu, gunakan jenis tap yang sesuai dengan kebutuhan. 
  • Periksa kondisi tap sebelum digunakan dan jangan menggunakan tap yang sudah rusak atau tumpul. 

 

Kesimpulan

 

Hand tap berfungsi untuk membuat ulir bagian dalam pada benda kerja sehingga dapat digunakan sebagai tempat pemasangan baut atau komponen berulir lainnya. Pemilihan jenis hand tap harus disesuaikan dengan standar ulir yang digunakan.

 

Ulir metrik menggunakan ukuran milimeter, ulir Amerika menggunakan standar inci seperti UNC dan UNF, BSF/BSW menggunakan standar ulir Inggris, sedangkan ulir pipa digunakan khusus untuk berbagai kebutuhan sambungan perpipaan.

 

Dengan memilih ukuran tap yang tepat, membuat lubang awal sesuai standar, menjaga posisi tap tetap lurus, serta menggunakan teknik pemotongan yang benar, proses tapping dapat menghasilkan ulir yang rapi, presisi, dan sesuai dengan kebutuhan.