Dalam berbagai sistem instalasi, baik di sektor bangunan, industri, maupun pendingin udara, pipa memegang peranan penting sebagai media penyalur fluida dan gas. Kualitas material pipa yang digunakan akan sangat memengaruhi keamanan, efisiensi, serta umur pakai sistem secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemilihan jenis pipa tidak dapat dilakukan secara sembarangan. 

 

Salah satu material pipa yang paling banyak digunakan adalah pipa tembaga atau pipa tembaga. Pipa ini dikenal memiliki daya tahan tinggi, konduktivitas panas yang sangat baik, serta ketahanan terhadap korosi. Berkat karakteristik tersebut, pipa tembaga menjadi pilihan utama untuk berbagai aplikasi, mulai dari instalasi air bersih, sistem AC dan refrigerasi, hingga kebutuhan industri dan medis.

Apa Itu Pipa Tembaga

Pipa tembaga adalah jenis pipa yang terbuat dari material tembaga murni atau panduang tembaga, yang digunakan sebagai media penyalur fluida maupun gas dalam berbagai sistem instalasi. Pipa ini dikenal luas karena kekuatan materialnya, ketahanan terhadap korosi, serta kemampuannya menghantarkan panas dengan sangat baik.

 

Dalam praktiknya, pipa tembaga banyak digunakan pada sistem AC dan refrigerasi, instalasi air panas dan air dingin, sistem gas, hingga aplikasi industri dan medis. Tembaga memiliki sistem tertutup.

 

Selain itu, pipa tembaga memiliki struktur yang kuat namun tetap mudah dibentuk, sehingga memudahkan proses pemasangan dan penyambungan. Dengan umur pakai yang panjang dan performa yang stabil, pipa tembaga menjadi solusi perpipaan yang andal untuk kebutuhan jangka panjang, baik pada skala rumah tangga maupun industri.

Jenis-Jenis Pipa Tembaga

Pipa tembaga tersedia dalam beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan ketebalan dinding pipa, kekuatan, dan peruntukannya. Pemilihan jenis pipa tembaga yang tepat sangat penting agar sesuai dengan tekanan, suhu, dan aplikasi sistem instalasi yang digunakan. Berikut adalah jenis-jenis pipa tembaga yang umum digunakan.

 
Jenis Pipa Warna End Cap Karakteristik Utama Diameter/Ketebalan Tekanan (kPa) Bentuk Pipa Aplikasi Umum
Tipe K Hijau Sangat kuat, tahan tekanan tinggi ¼ s/d 8 inch / 0.89 s/d 6.88 mm 7.390 s/d 2.520 Batang (Straight) / Gulungan (Coil) Instalasi bawah tanah, sistem air bertekanan tinggi, aplikasi industri berat
Tipe L Biru Kuat, seimbang antara fleksibilitas dan daya tahan ¼ s/d 10 inch / 0.76 s/d 6.35 mm 6.250 s/d 1.860 Batang (Straight) / Gulungan (Coil) Instalasi air panas & dingin, sistem pemanas, bangunan komersial
Tipe M Merah Lebih ekonomis, cocok untuk tekanan rendah-menengah ¼ s/d 6 inch / 0.64 s/d 3.10 mm 5.340 s/d 1.490 Batang (Straight) / Gulungan (Coil) Instalasi air bersih pada bangunan hunian
Type DWV Kuning Bersih secara internal, tahan tekanan & suhu sistem pendingin 1¼ s/d 8 inch / 0.40 s/d 1.09 mm 103.4 Batang (Straight) / Gulungan (Coil) Sistem AC dan Refrigerasi

 

Keunggulan Pipa Tembaga

Pipa tembaga dikenal sebagai salah satu material perpipaan berkualitas tinggi karena memiliki berbagai keunggulan yang menunjang keamanan, efisiensi, dan keandalan sistem instalasi.

 

1. Tahan Korosi dan Karat

Material tembaga memiliki ketahanan alami terhadap korosi dan karat, sehingga tidak mudah rusak meskipun digunakan dalam jangka panjang. Hal ini membuat pipa tembaga ideal untuk instalasi air, gas, maupun sistem tertutup.

2. Konduktivitas yang Sangat Baik

Pipa tembaga mampu menghantarkan panas dengan sangat efisien. Keunggulan ini menjadikannya pilihan utama untuk sistem AC, refrigerasi, dan instalasi air panas, karena membantu menjaga performa sistem tetap optimal.

3. Umur Pakai Panjang

Dengan kekuatan material dan ketahanannya terhadap berbagai kondisi kerja, pipa tembaga memiliki umur pakai yang panjang. Penggunaan pipa tembaga dapat mengurangi frekuensi penggantian dan biaya perawatan dalam jangka panjang.

4. Aman untuk Air Bersih

Tembaga tidak melepaskan zat berbahaya ke dalam air dan memiliki sifat antibakteri alami. Oleh karena itu, pipa tembaga aman digunakan untuk saluran air bersih dan air minum sesuai standar yang berlaku. 

5. Kuat namun Mudah Dibentuk

Meskipun kuat, pipa tembaga relatif mudah dibentuk dan disambung. Hal ini memudahkan proses instalasi, terutama pada area dengan jalur pipa yang komplek atau terbatas.

6. Tahan Tekanan dan Suhu Tinggi

Pipa tembaga mampu bekerja dengan baik pada tekanan dan suhu tinggi, sehingga cocok digunakan untuk berbagai aplikasi berat, termasuk industri dan sistem pemanas.

 

Berkat berbagai keunggulan tersebut, pipa tembaga menjadi pilihan unggul untuk sistem perpipaan yang membutuhkan keandalan tinggi, efisiensi, dan daya tahan jangka panjang.

Kekurangan Pipa Tembaga

Meskipun memiliki banyak keunggulan, pipa tembaga atau pipa tembaga juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum digunakan. Memahami keterbatasan ini dapat membantu memilih jenis pipa yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

 

1. Harga Relatif Lebih Mahal

Dibandingkan dengan pipa PVC, PEX, atau pipa plastik lainnya, harga pipa tembaga cenderung lebih tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh nilai material tembaga yang relatif mahal di pasaran.

2. Membutuhkan Teknik Pemasangan Khusus

Pemasangan pipa tembaga umumnya memerlukan keahlian khusus, seperti proses pemotongan dan penyambungan (brazing atau soldering). Jika tidak dilakukan dengan benar, risiko kebocoran dapat meningkat

3. Kurang Tahan terhadap Lingkungan Sangat Asam

Pada kondisi lingkungan tertentu, seperti air dengan tingkat keasaman tinggi atau tanah yang sangat korosif, pipa tembaga dapat mengalami penurunan kualitas jika tidak dilengkapi perlindungan tambahan.

4. Konduktivitas Panas Tinggi

Meskipun menjadi keunggulan dalam sistem tertentu, konduktivitas panas yang tinggi dapat menjadi kekurangan pada aplikasi yang membutuhkan isolasi suhu, sehingga diperlukan lapisan insulasi tambahan.

 

Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan tersebut, penggunaan pipa tembaga dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi agar memberikan hasil yang optimal dan efisien.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Pipa Tembaga?

Pipa tembaga paling tepat digunakan ketika sistem membutuhkan ketahan tinggi terhadap suhu dan tekanan, keamanan untuk air bersih, serta umur jangka panjang, seperti AC, refrigerasi, dan instalasi air panas. Sementara itu, untuk kebutuhan dengan anggaran terbatas atau tekanan rendah, pipa jenis lain dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis.

 

Rekomendasi Produk Pipa Tembaga yang Tersedia di Website Monotaro.id

 

Kembla Copper Pipe/tube Straight ASTM B819 Type L American standard for Medical Gas 1/4inch x 0.76mm 1pack (10pcs)

SKU S051904456
Harga Rp 5.099.900
Model Number ASTM B819 Type L
Unit 1 pack (10 pcs)
Outer Diameter (inch) 1/4
Outer Diameter (mm) 6.35
Wall Thickness (mm) 0.76
Length (mm) 5800
Working Pressure (kPa) 6251
Berat (Kg) 70.0

 

Brassco Pipa Tembaga Batangan ASTM B819 Type L 1/2inch, 0.89mm 1pc

SKU S044702045
Harga Rp 739.900
Unit 1pc
Outer Diameter (inch) 1/2
Outer Diameter (mm) 12,70
Thickness (mm) 0,89
Length (m) 5,8
Berat (Kg) 4,0

 

TRUST AMERICAN Standards ASTM B819 for Medical Gas 1/2inch 1pack (10pcs)

SKU S046070678
Harga Rp 7.099.900
Unit 1 pack (10 pcs)
Material Copper
Outer Diameter (inch) 1/2
Outer Diameter (mm) 12.7
Wall Thickness (mm) 0.89
Wall Thickness (inch) 0.032
Length (m) 5.8
Berat (Kg) 30.0

 

Kesimpulan

Pipa tembaga merupakan material perpipaan yang banyak digunakan karena memiliki kekuatan tinggi, ketahanan terhadap korosi, serta konduktivitas panas yang sangat baik. Dengan beragam jenis Tipe K, Tipe L, Tipe M, dan DWV, pipa tembaga dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, mulai dari instalasi air bersih, sistem AC dan refrigerasi, hingga kebutuhan industri dan medis. Keunggulan tersebut menjadikan pipa tembaga sebagai solusi yang andal untuk sistem instalasi yang membutuhkan keamanan dan performa jangka panjang.

 

Meskipun memiliki harga yang relatif lebih tinggi dan memerlukan teknik pemasangan khusus, pipa tembaga tetap menjadi pilihan tepat untuk aplikasi dengan tuntutan suhu tekanan tinggi.