Estimasi Biaya Pengiriman
Rp4.000 - Rp7.200 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Desain putaran seperempat (quarter-turn) memungkinkan penutupan atau pembukaan aliran secara instan hanya dengan memutar tuas 90 derajat. Kecepatan operasional ini sangat krusial dalam situasi darurat untuk mengisolasi jalur pipa yang bocor. Selain itu, bola berlubang di dalamnya memberikan jalur aliran lurus tanpa hambatan (full bore), meminimalisir penurunan tekanan (pressure drop) serta turbulensi fluida cair maupun gas.
Piringan gerbang pada Gate Valve dirancang khusus untuk posisi terbuka penuh atau tertutup penuh (on/off). Penggunaan katup ini dalam posisi setengah terbuka akan menyebabkan piringan mengalami getaran hebat akibat hantaman aliran fluida berkecepatan tinggi. Fenomena ini mempercepat erosi pada permukaan dudukan (seat) serta piringan itu sendiri, menyebabkan kebocoran permanen saat katup ditutup rapat nantinya.
Check Valve berfungsi memastikan aliran fluida hanya bergerak satu arah. Saat pompa mati mendadak, gravitasi akan menyebabkan aliran balik (backflow) yang berpotensi memutar impeller pompa ke arah berlawanan dan merusak motor. Tipe Swing menutup secara otomatis akibat gaya gravitasi atau tekanan balik fluida, mencegah gelombang kejut hidrolis (water hammer) menghantam casing pompa.
Digunakan untuk memutus atau mengalirkan fluida sepenuhnya. Gate Valve: Menggunakan gerbang pelat (wedge) yang bergerak naik-turun tegak lurus terhadap aliran. Saat terbuka penuh, katup ini memiliki hambatan aliran nol (full bore), namun tidak cocok untuk mengatur debit karena risiko erosi pada piringan. Ball Valve: Menggunakan bola berlubang yang berputar 90 derajat. Menawarkan penutupan cepat (quick opening) dan kedap gelembung (bubble-tight seal). Sangat populer di jalur gas.
Dirancang untuk mengatur volume atau tekanan aliran. Globe Valve: Fluida dipaksa berbelok arah di dalam bodi katup (bentuk huruf Z atau S). Gerakan piringan (plug) yang linear memberikan kontrol presisi terhadap debit aliran, namun menghasilkan penurunan tekanan (pressure drop) yang signifikan. Butterfly Valve: Menggunakan piringan bundar yang berputar pada poros tengah. Desainnya ringkas dan ringan, ideal untuk pipa berdiameter besar dan layanan utilitas air atau udara.
Mencegah aliran balik (backflow) yang dapat merusak pompa atau kompresor. Swing Check Valve: Piringan berayun bebas mengikuti arah aliran maju dan menutup saat aliran berhenti karena gravitasi. Wafer Check Valve (Dual Plate): Menggunakan dua piringan setengah lingkaran dengan pegas, lebih hemat ruang dan responsif.
Carbon Steel (A105/WCB): Standar untuk layanan uap, air, dan hidrokarbon non-korosif pada suhu menengah hingga tinggi. Stainless Steel (SS304/SS316): Wajib untuk lingkungan kimia yang bersifat korosif, industri makanan, atau layanan kriogenik. Duplex/Super Duplex: Digunakan di lingkungan laut (offshore) yang terpapar air laut dan klorida tinggi.
Komponen internal (Seat dan Disk) sering kali menghadapi gesekan dan erosi tinggi. Penggunaan material Hard Facing seperti Stellite pada permukaan dudukan (seating surface) sangat disarankan untuk uap tekanan tinggi guna mencegah keausan dini.
Mengacu pada standar ASME B16.34 (misalnya Class 150, 300, 600, hingga 2500). Pemilihan kelas tekanan harus melebihi tekanan desain sistem pada suhu operasional maksimum.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami

