Material fender cover sangat menentukan durabilitas dan tingkat proteksinya. Di lingkungan bengkel, material paling umum adalah:
PVC (Polyvinyl Chloride) / Vinyl: Ini adalah standar industri. Material ini sangat disukai karena 100% tahan air dan menolak oli, gemuk, cairan rem, dan kimia bengkel lainnya. Permukaannya sangat mudah dibersihkan, cukup diseka.
Bahan Kain (Fabric/Polyester): Biasanya digunakan pada cover yang lebih ringan. Keunggulannya adalah fleksibilitas.
Laminasi Campuran: Seringkali cover terbaik menggunakan laminasi, seperti permukaan PVC di atas dan lapisan backing (belakang) yang lembut seperti polyester brushed (bulu halus) atau non-woven fabric. Backing lembut ini krusial untuk mencegah goresan halus pada cat mobil pelanggan.
Lapisan backing sama pentingnya dengan lapisan permukaan. Backing yang bersentuhan langsung dengan cat mobil harus non-abrasive. Material seperti polyester halus atau lapisan busa tipis berfungsi sebagai bantalan. Fender cover murah tanpa backing yang memadai (misalnya plastik keras) justru berisiko menimbulkan goresan halus (swirl marks) saat mekanik bersandar atau meletakkan alat di atasnya.
PVC / Vinyl: Ini adalah standar industri (seperti pada cover TRUSCO atau JTC). Keunggulannya adalah 100% tahan terhadap oli, gemuk, dan cairan rem. Permukaannya sangat mudah dibersihkan hanya dengan diseka.
Nilon / Kain: Biasanya lebih ringan, namun berpotensi menyerap cairan jika tidak memiliki lapisan waterproof.
Magnetik: Pilihan paling efisien. Cover (seperti model Toptul) memiliki magnet kuat yang dijahit di dalam lapisan atas, memungkinkannya menempel instan pada panel fender logam.
Anti-Selip (Non-Slip Backing): Mengandalkan material backing (seperti busa karet) yang memiliki koefisien gesek tinggi agar tidak mudah bergeser.
Pengait (Hooks): Menggunakan pengait plastik atau tali yang dikaitkan ke bibir kap mesin atau lubang di sasis. Metode ini lebih aman untuk panel bodi aluminium atau fiberglass (non-magnetik).
Proteksi Fisik: Melindungi permukaan cat kendaraan pelanggan dari goresan, penyok, atau baret. Risiko ini timbul dari gesekan kancing atau sabuk mekanik yang bersandar, serta dari peralatan (kunci pas, obeng, tester) yang mungkin diletakkan di atas fender saat bekerja di ruang mesin.
Proteksi Kimia: Bertindak sebagai penghalang tahan air dan oli. Ini sangat penting untuk mencegah kerusakan cat akibat tumpahan atau tetesan cairan bengkel, terutama cairan rem (yang sangat merusak pernis), oli mesin, atau cairan aki.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami


%20Thickness%200_03%20Mm%20Type/d4P103182472-1.jpg)


%20Thickness%200_03%20Mm%20Type/cvP103182463-1.jpg)

/P102251678-1.jpg)