THERMOMETER INFRARED


Thermometer infrared adalah alat ukur suhu yang menggunakan radiasi inframerah dari suatu objek untuk menentukan temperatur tanpa perlu menyentuh permukaannya.

Cara Kerja Thermometer Infrared


Objek → Radiasi inframerah → Sensor infrared → Pemrosesan sinyal → Suhu tampil di layar

cara kerja thermometer infrared 1

1. Setiap benda dengan suhu di atas nol mutlak memancarkan energi dalam bentuk radiasi inframerah.

cara kerja thermometer infrared 2

2. Lensa pada thermometer mengarahkan radiasi inframerah dari objek menuju sensor

cara kerja thermometer infrared 3

3. Sensor infrared menangkap intensitas radiasi tersebut dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.

cara kerja thermometer infrared 4

4. Mikrokontroler menghitung suhu berdasarkan energi inframerah yang diterima, dengan mempertimbangkan emisivitas (emissivity) permukaan objek. Dan Hasil pengukuran kemudian ditampilkan pada layar dalam satuan °C atau °F.

 

YANG PERLU DIPERHATIKAN


  • Jarak Pengukuran → semakin jauh jaraknya, semakin luas area yang terbaca.
  • Emissivity → jenis dan karakter permukaan dapat memengaruhi hasil pengukuran.
  • Permukaan Mengkilap → logam mengkilap dapat memantulkan radiasi infrared sehingga hasil bisa kurang akurat.
  • Lingkungan → debu, asap, uap, atau perubahan suhu ekstrem dapat memengaruhi pembacaan.

FUN FACT

Thermometer infrared tidak mengukur “suhu udara” di depannya.

Alat membaca radiasi infrared dari permukaan objek yang diarahkan oleh sensor.

 

Bagian-Bagian Thermometer Infrared

bagian bagian thermometer

  1. Sensor Infrared — Menangkap radiasi inframerah dari permukaan objek untuk mengetahui suhunya..
  2. Laser Pointer — Menunjukkan posisi atau titik yang menjadi target pengukuran..
  3. LCD Display — Menampilkan hasil pengukuran suhu secara digital, biasanya dalam °C atau °F.
  4. Trigger — Tombol yang ditekan untuk mengaktifkan thermometer dan memulai pengukuran.
  5. Tombol Mode — Digunakan untuk memilih mode pengukuran, satuan suhu, dan pengaturan lainnya.
  6. Baterai — Menyediakan daya listrik agar thermometer dapat beroperasi..

 

Tips Agar Hasil Lebih Akurat


  • Dekat → Fokus → Ukur

  • Perhatikan Distance-to-Spot Ratio (D:S)
  • Pastikan area target memenuhi spot pengukuran
  • Arahkan sensor tegak lurus ke permukaan bila memungkinkan
  • Hindari mengukur melalui kaca atau plastik transparan
  • Berikan waktu agar alat dan lingkungan pengukuran stabil