PERALATAN ANALISIS LABORATORIUM

 

Digunakan untuk menganalisis sifat kimia, fisika, komposisi, dan struktur suatu sampel secara kualitatif maupun kuantitatif.

 

1. SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

 

spektrometer uv-vis

 

Fungsi :
Mengukur absorbansi cahaya ultraviolet atau cahaya tampak untuk menentukan konsentrasi senyawa dalam sampel.

Aplikasi :
Analisis kadar zat, pengujian kualitas air, farmasi, & penelitian kimia.

2. KROMATOGRAFI GAS

 

kromatografi gas

 

Fungsi :
Digunakan untuk memisahkan dan menganalisis senyawa yang mudah menguap.

Aplikasi :
Analisis pelarut, parfum, bahan bakar, residu pestisida, dan senyawa organik volatil.

3. KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI

 

kromatografi cair kinerja tinggi

 

Fungsi :
Digunakan untuk memisahkan, mengidentifikasi, dan mengukur senyawa yang tidak mudah menguap atau tidak stabil terhadap panas.

Aplikasi :
Industri farmasi, makanan dan minuman, kosmetik, serta analisis vit & metabolit.

4. SPEKTROMETER SERAPAN ATOM

 

spektrofotometer serapan atom

 

Fungsi :
Digunakan untuk mengukur kadar unsur logam dalam sampel dengan mendeteksi cahaya yang diserap oleh atom logam.

Aplikasi :
Analisis logam berat seperti Pb, Cd, Cu, Fe, dan Zn pada air, tanah, makanan, dan limbah.

5. ICP - OES

 

icp oes

 

Fungsi :
Digunakan untuk mengukur berbagai unsur logam secara bersamaan berdasarkan cahaya yang dipancarkan oleh plasma.

Aplikasi :
Analisis multi-unsur pada lingkungan, pertambangan, farmasi, dan industri manufaktur.

6. SPEKTROMETER MASSA

 

spektrometer massa

 

Fungsi :
Digunakan untuk menentukan massa molekul dan membantu mengidentifikasi struktur senyawa berdasarkan rasio massa terhadap muatan (m/z).

Aplikasi :
Identifikasi senyawa, metabolomik, proteomik, forensik, dan penelitian farmasi.

7. FTIR

 

ftir

 

Fungsi :
Digunakan untuk mengidentifikasi gugus fungsi dan struktur kimia suatu senyawa melalui penyerapan radiasi inframerah.

Aplikasi :
Analisis polimer, plastik, bahan kimia, minyak, dan identifikasi material.

8. pH METER

 

ph meter

 

Fungsi :
Digunakan untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan secara akurat.

Aplikasi :
Pengujian air, makanan, kosmetik, farmasi, dan lingkungan.

9. CONDUCTIVITY METER

 

konduktivitas meter

 

Fungsi :
Digunakan untuk mengukur kemampuan larutan dalam menghantarkan arus listrik yang berkaitan dengan jumlah ion terlarut.

Aplikasi :
Kualitas air, pengolahan limbah, industri kimia, dan laboratorium lingkungan.

10. TOC ANALYZER

 

toc analyzer

 

Fungsi :
Digunakan untuk mengukur jumlah karbon organik total dalam sampel cair atau air.

Aplikasi :
Pengujian air murni, air limbah, farmasi, industri makanan, dan lingkungan.

11. TITRA OTOMATIS

 

titrasi otomatis

 

Fungsi :
Digunakan untuk melakukan titrasi secara otomatis guna menentukan konsentrasi atau kadar suatu zat dengan tingkat akurasi tinggi.

Aplikasi :
Analisis asam-basa, kadar garam, kadar air, minyak, dan produk pangan.

12. THERMAL ANALYZER

 

Thermal analyzer

 

Fungsi :
Digunakan untuk menganalisis perubahan sifat material akibat perubahan suhu, seperti kehilangan massa, titik leleh, atau stabilitas termal.

Aplikasi :
Analisis polimer, plastik, keramik, farmasi, dan penelitian material.

Catatan Penting :

 

  • Gunakan alat sesuai prosedur dan pastikan dikalibrasi secara berkala untuk hasil akurat.
  • Selalu lakukan perawatan rutin dan catat kondisi alat setelah digunakan.
  • Pilih metode analisis sesuai jenis sampel dan tujuan pengujian.

Tips:

 

Peralatan analisis laboratorium digunakan untuk memperoleh data yang akurat dan mendukung penelitian, quality control, serta pengujian industri.