Food pan adalah wadah yang banyak digunakan di hotel, restoran, catering, dan dapur profesional untuk menyiapkan, menyimpan, maupun menyajikan makanan dalam jumlah besar. Karena praktis dan serbaguna, food pan dapat digunakan sebagai perlengkapan memasak sekaligus wadah penyimpanan makanan.

 

Food pan tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk memahami karakteristik masing-masing jenis agar penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional dapur. Pada pembahasan berikut, akan dijelaskan berbagai jenis food pan beserta ciri dan kegunaannya.

Apa Itu Food Pan

Food pan adalah peralatan dapur yang banyak digunakan di hotel, restoran, catering, dan tempat penyajian makanan skala besar. Fungsinya cukup beragam, mulai dari memasak, memanaskan, menyimpan, memindahkan, hingga menyajikan makanan, terutama pada sistem buffet dan dapur profesional.

 

Food pan sering digunakan untuk hidangan yang dimasak menggunakan oven maupun combi oven. Selain itu, wadah ini juga praktis digunakan untuk penyimpanan bahan makanan karena tersedia dalam berbagai ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional dapur.

 

Food pan juga dikenal dengan nama gastronorm pan karena diproduksi mengikuti standar ukuran gastronorm. Dengan ukuran yang seragam, berbagai jenis food pan dapat dikombinasikan dan disusun dengan rapi, baik untuk display makanan maupun untuk meningkatkan efisiensi kerja di dapur.

Jenis Food Pan Berdasarkan Kedalaman & Fitur

Food pan tersedia dalam beberapa ukuran kedalaman dengan fungsi yang berbeda-beda:

 

  • Kedalaman 65 mm
    Cocok digunakan untuk masakan berkuah atau rebusan karena memiliki kapasitas lebih besar.
  • Kedalaman 40 mm
    Dapat digunakan untuk masakan rebus maupun panggang.
  • Kedalaman 20 mm
    Lebih fleksibel untuk berbagai metode memasak seperti merebus, memanggang, hingga mengukus.

 

Selain itu, terdapat beberapa tipe khusus, seperti:

 

  • Tipe berlubang (perforated)
    Cocok untuk meniriskan sayuran, mengukus, atau memasak nasi.
  • Tipe dengan lapisan dalam khusus
    Lebih mudah dibersihkan karena kotoran tidak mudah menempel.
  • Grid atau rak kawat
    Digunakan sebagai alas memanggang di dalam oven atau combi oven.

 

Food pan tersedia dalam berbagai ukuran standar seperti:
1/1, 1/2, 1/3, 2/3, 1/4, 1/6, 1/9, 1/12, hingga ukuran besar seperti L2/1.
Beragam ukuran ini memungkinkan pengguna menyesuaikan kapasitas dan kombinasi penyusunan sesuai kebutuhan.

 

Beberapa food pan dilengkapi fitur anti-jam, yaitu desain khusus agar wadah dapat ditumpuk tanpa mudah saling tersangkut. Desain sisi yang bertingkat membuat food pan lebih mudah dipisahkan saat ditumpuk.

 

Untuk mendukung penggunaannya, tersedia juga berbagai aksesori tambahan seperti:

 

  • Tutup food pan untuk menjaga kebersihan dan suhu makanan
  • Rak kawat sebagai alas memasak atau memanggang
  • Grip atau pegangan untuk mengambil food pan dari oven dengan lebih aman
  • Rak penyimpanan yang dapat digunakan untuk menyusun food pan secara vertikal sekaligus memudahkan pemindahan bahan makanan di area dapur

 

Dengan berbagai fungsi dan variasinya, food pan menjadi salah satu perlengkapan penting dalam operasional dapur profesional.

 

Karakteristik Food Pan Berdasarkan Material

Food pan tersedia dalam beberapa jenis material dengan karakteristik dan keunggulan yang berbeda-beda. Secara umum, material food pan dibagi menjadi tiga jenis utama, yaitu stainless steel, aluminium, dan enamel.

 

Stainless Steel

Stainless steel merupakan material yang paling banyak digunakan di dapur profesional karena tahan karat, kuat, dan tidak mudah kotor. Material ini juga mudah dibersihkan sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan operasional harian di hotel dan restoran.

 

Food pan berbahan stainless steel tersedia dalam berbagai tipe, seperti tipe berlubang, double, menggunakan tutup (cover), dilengkapi rak, bentuk bergelombang, hingga tipe dengan gasket atau karet pelindung.

 

Aluminium

Aluminium memiliki kemampuan menghantarkan panas yang sangat baik sehingga panas dapat tersebar lebih merata saat proses memasak. Material ini cocok digunakan untuk pemanasan maupun pendinginan makanan.

 

Selain itu, aluminium memiliki bobot yang ringan sehingga lebih mudah digunakan dan dipindahkan. Namun, dibandingkan stainless steel, material aluminium cenderung lebih mudah berubah bentuk atau penyok.

 

Enamel

Enamel adalah material berbahan dasar besi yang dilapisi enamel atau lapisan kaca khusus. Material ini mampu menghantarkan panas dengan baik dan merata sehingga cocok digunakan untuk masakan panggang.

 

Food pan enamel juga relatif mudah dibersihkan menggunakan deterjen netral. Namun, dibandingkan material lainnya, enamel umumnya memiliki bobot yang lebih berat.

 

Material Silikon

Selain material utama di atas, terdapat juga food pan dan tutup berbahan silikon. Material ini fleksibel digunakan mulai dari proses pembekuan hingga pemanggangan di oven.

 

Tutup silikon dapat membantu menjaga makanan tetap kedap udara dan dapat digunakan berulang kali sebagai alternatif plastik wrap.

 

Food pan merupakan perlengkapan penting di dapur hotel, restoran, maupun katering karena dapat digunakan sebagai alat memasak sekaligus wadah penyimpanan makanan. Dengan berbagai ukuran yang tersedia, food pan dapat dikombinasikan sesuai kebutuhan operasional dan jumlah porsi makanan yang disiapkan.

 

Beragam metode memasak seperti mengukus, merebus, memanggang, menumis, hingga memasak nasi juga dapat dilakukan menggunakan food pan. Oleh karena itu, penting untuk memahami karakteristik setiap material agar dapat memilih food pan yang paling sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

 

Sumber : monotaro.com