2 Pilihan Mata Tap Terbaik

Bandingkan fitur, spesifikasi, dan harga Mata Tap pilihan dari monotaro.id

 

Produk Mata Tap

Products
SKU S005672617 S025430769
Model Number 3.5M0.6R HT P2 M6X1 1.5P
Ukuran Ulir & Pitch M3.5 x 0.6 M6.0 x 1.0
Tipe Mata Tap N Point (Spiral Point Tap) Bottoming Hand Tap (Chamfer 1.5P)
Material HSS-E (High Vanadium HSS) HSS (High Speed Steel)
Rekomendasi Aplikasi Lubang Tembus (Through Hole) Lubang Buntu (Blind Hole)
Fitur
  • Mendorong tatal potong ke depan (arah bawah)
  • Material HSS-E tahan panas untuk RPM lebih tinggi
  • Standar grade P2 untuk kepresisian ulir metrik
  • Ujung potong (chamfer) sangat pendek (1.5 Thread)
  • Mampu membuat ulir hampir menyentuh dasar lubang
  • Sangat presisi untuk pemotongan ulir manual (Hand Tap)
Deskripsi Mata tap Spiral Point dari NACHI yang dirancang khusus untuk operasional mesin. Desain ujungnya mendorong tatal ke bawah, sehingga sangat ideal dan aman untuk pengerjaan lubang tembus. Hand tap tipe Bottoming dari Yamawa Jepang. Sering digunakan sebagai "Tap ke-3" dalam satu set untuk merapikan dan menyelesaikan ulir hingga ke dasar pada lubang buntu (tidak tembus).

Mengapa Menggunakan Mata Tap?

Mata Tap (Tap Drill / Threading Tap) adalah alat pemotong presisi yang digunakan khusus untuk membuat ulir dalam (internal threads) pada sebuah lubang benda kerja (biasanya logam), sehingga lubang tersebut dapat dipasangi baut. Proses ini dinamakan Tapping.

  • Fungsi Esensial Perakitan: Tanpa mata tap, komponen mesin, blok mesin, dan struktur baja tidak bisa dirakit menggunakan baut. Ini adalah tahap finishing paling krusial dalam manufaktur.
  • Perbaikan (Rethreading): Mata tap juga digunakan oleh mekanik untuk membersihkan, memperbaiki, atau membuat ulang jalur ulir yang selekoh (aus) atau rusak akibat karat dan torsi berlebih.
  • Risiko Fatal Jika Gagal: Kesalahan penggunaan mata tap (seperti tap patah dan tertinggal di dalam lubang) bisa mengakibatkan benda kerja yang mahal (misal: blok silinder mesin) menjadi tidak bisa digunakan, karena material tap terbuat dari baja yang sangat keras dan sulit dibor keluar.

Merek Mata Tap Terbaik

  • NACHI:
    Berasal dari Jepang, NACHI adalah pemain raksasa dalam industri alat potong high-speed. Mata tap NACHI didesain untuk produksi massal dan efisiensi mesin CNC.
  • Yamawa:
    Spesialis mutlak dalam bidang threading tools di Jepang. Yamawa sering dianggap sebagai standar untuk mata tap, baik untuk penggunaan manual (hand tap) maupun otomatis.

Perbandingan Produk Mata Tap

1. NACHI Mata Tap N Point 3.5M0.6R

  • Rekomendasi Penggunaan: Sangat optimal untuk penggunaan dengan mesin (Drill Press / Tapping Machine) untuk membuat ulir pada Lubang Tembus (Through Hole). Ukuran M3.5 biasanya digunakan pada perakitan instrumen elektronik atau mekanis kecil.
  • Implikasi Teknis: Tipe N Point (Spiral Point) memiliki geometri alur lurus dengan ujung yang miring. Desain ini secara sengaja mendorong tatal (chips) ke arah depan (bawah) lubang. Hal ini membuat tatal tidak menumpuk di dalam alur mata tap, sehingga mencegah kemacetan potong. Material HSS-E menjamin mata pisau tetap tajam walau digunakan memotong baja paduan pada kecepatan produksi tinggi. Jangan gunakan tipe ini pada lubang buntu, karena tatal akan memadat di dasar lubang dan membuat tap patah.

2. Yamawa Hand Tap (M) Ht HT P2 M6x1 1.5P

  • Rekomendasi Penggunaan: Alat yang wajib dimiliki mekanik bengkel atau teknisi fabrikasi untuk membuat ulir M6 (ukuran baut 10mm yang paling umum) pada Lubang Buntu (Blind Hole), contohnya lubang baut pada blok mesin padat.
  • Implikasi Teknis: Tip: Bottoming (1.5P), bagian chamfer (ujung tumpul mata tap sebelum ulir penuh dimulai) sangat pendek, hanya 1,5 ulir. Ini memungkinkan Anda memotong ulir penuh hingga nyaris menyentuh bagian paling dasar dari lubang buntu. Biasanya, tap jenis ini digunakan sebagai eksekutor terakhir (Tap #3) setelah lubang diukir terlebih dahulu menggunakan Tap Taper (Tap #1) dan Tap Plug (Tap #2). Atribut Grade P2 memastikan ulir yang dihasilkan sangat presisi dan tidak longgar.

Tips Memilih Mata Tap

  • Identifikasi Jenis Lubang: Jika lubangnya tembus (Through Hole), gunakan Spiral Point Tap atau Gun Tap agar tatal jatuh ke bawah. Jika lubangnya buntu (Blind Hole), gunakan Spiral Flute Tap (agar tatal ditarik ke atas seperti mata bor) atau gunakan set Hand Tap (Taper, Plug, Bottoming).
  • Pastikan Pitch Sesuai: Baut Metrik memiliki pitch (jarak antar puncak ulir) yang berbeda. Baut M6 umumnya ber-pitch 1.0 (seperti produk Yamawa di atas), namun ada juga M6 ber-pitch 0.75 (fine thread). Jika pitch tidak cocok, baut tidak akan bisa masuk atau ulir akan hancur seketika.
  • Gunakan Material Sesuai Logam: Untuk menge-tap aluminium atau besi lunak, bahan HSS biasa sudah cukup. Untuk Stainless Steel atau baja karbon keras, investasikan pada HSS-E (HSS-Co / Cobalt) atau Mata Tap dengan lapisan TiN (Titanium Nitride).

Saran Penggunaan dan Perawatan Produk

  • Pelumasan adalah Nyawa: Jangan pernah menge-tap dalam keadaan kering. Selalu gunakan Tapping Fluid, Cutting Oil, atau minimal oli mesin kental. Pelumas mencegah tap terjepit akibat panas (welding) dan mengurangi gaya gesek hingga 50%.
  • Teknik "Peck Tapping" (Khusus Hand Tap): Saat membuat ulir secara manual, putar gagang tap (Tap Wrench) sejauh 1/2 hingga 1 putaran searah jarum jam (memotong), lalu putar balik berlawanan jarum jam sejauh 1/4 putaran. Putaran balik ini akan mematahkan tatal panjang di dalam, mencegah penumpukan yang bisa mematahkan mata tap.
  • Simpan dengan Benar: Selesai digunakan, bersihkan dari tatal, semprot dengan cairan anti-karat (seperti WD-40), dan simpan di wadah terpisah agar alur potongnya tidak gompel akibat beradu dengan perkakas lain.

Kendala Penggunaan Mata Tap

  • Mata Tap Terasa Sangat Keras dan Macet.
    Solusi: Jangan dipaksa! Hentikan seketika. Penyebab utamanya biasanya tatal menumpuk (clogging), kurang pelumas, atau ukuran lubang awal (pilot hole) terlalu kecil. Putar balik tap Anda perlahan untuk mematahkan tatal dan mengeluarkannya.
  • Ulir yang Dihasilkan Longgar (Oversized Thread).
    Solusi: Anda mungkin mengebor lubang awal terlalu besar, atau Anda terlalu menggoyang-goyangkan gagang tap ke kiri dan ke kanan saat memasukkannya secara manual (tidak tegak lurus 90 derajat). Pastikan menggunakan Tapping Guide atau tap di bor duduk agar lurus sempurna.
  • Baut Masuk Setengah Lalu Macet.
    Solusi: Ulir yang terbentuk belum sampai ke dasar (terutama pada lubang buntu). Gunakan mata tap tipe Bottoming (seperti produk Yamawa) untuk meneruskan ulir yang terpotong hingga ke dasar lubang buntu.

Pertanyaan Seputar Produk

Apa bedanya Hand Tap dengan Machine Tap?

Hand tap (Tap Tangan) dirancang untuk diputar menggunakan tenaga manusia dengan bantuan gagang tap (Tap Wrench). Biasanya beralur lurus dan dijual satu set isi 3 (Taper, Plug, Bottoming). Machine tap (Tap Mesin) dirancang lebih tangguh dengan geometri unik (seperti Spiral Point atau Spiral Flute) untuk dioperasikan pada mesin dalam satu kali proses tembus tanpa perlu diputar mundur untuk memutus tatal.


Bagaimana cara menentukan ukuran mata bor sebelum di-tap (Pilot Hole)?

Rumus praktis untuk Ulir Metrik adalah: Diameter Ulir (M) dikurangi Pitch. Contoh: Jika Anda ingin menggunakan tap Yamawa M6 x 1.0, maka ukuran bor (Pilot Hole) adalah 6 - 1.0 = 5.0 mm. Menggunakan mata bor 4.8mm akan membuat tap patah, dan 5.5mm akan membuat ulir dol (longgar).


Bagaimana jika mata tap patah di dalam?

Ini adalah mimpi buruk teknisi. Jika ada bagian tap yang menyembul, Anda bisa menjepitnya dengan tang Vise Grip dan memutar baliknya. Jika patah rata di dalam, gunakan alat khusus bernama Tap Extractor. Sebagai jalan terakhir pada material berharga mahal, Anda mungkin harus membawanya ke bengkel bubut untuk dihancurkan menggunakan mesin EDM (Electrical Discharge Machining).

Rekomendasi Produk Lainnya

Handle Tap

Handle Tap

Cek Sekarang
Mata Senai

Mata Senai

Cek Sekarang
Pencabut Baut (Screw Extractor)

Pencabut Baut (Screw Extractor)

Cek Sekarang
Mata Tap

Mata Tap

Cek Sekarang