Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Proses curing cat di industri otomotif sering melibatkan suhu ruang oven mencapai 80°C hingga 120°C. Lakban kertas standar (general purpose) tanpa spesifikasi high-temp akan mengalami pengerasan pada lapisan perekatnya, menyebabkan kertas menjadi getas dan sulit dilepas (shredding). Kegagalan material ini memaksa teknisi melakukan pengerokan manual berisiko merusak lapisan cat baru, sehingga penggunaan lakban tahan panas adalah mandatori untuk efisiensi waktu pasca-pengecatan.
Spesifikasi teknis biasanya mencantumkan durasi paparan maksimal pada suhu tertentu (misalnya 1 jam pada 100°C). Formulasi perekat rubber-resin atau acrylic khusus menentukan kemampuan lakban menahan panas tanpa meleleh. Pelaku industri harus memvalidasi lembar data teknis (TDS) untuk memastikan kurva suhu proses produksi tidak melampaui ambang batas kemampuan lakban, menghindari kegagalan adhesi di tengah proses.
Kertas Washi Jepang memiliki serat panjang namun struktur kertasnya sangat tipis dan rata dibandingkan kertas Crepe bertekstur kasar. Profil tipis ini meminimalkan penumpukan cat di tepi lakban (paint ridge), mencegah rembesan cat (bleeding) ke bawah celah kertas. Hasilnya adalah garis pemisah warna sangat tajam dan presisi, krusial untuk pengecatan grafis atau two-tone pada kendaraan.
Tipe ini digunakan untuk pekerjaan persiapan dasar (masking) yang tidak melibatkan pemanasan di dalam ruang oven (spray booth). Perekatnya dirancang untuk menempel pada suhu ruang dan dilepas dalam waktu singkat (kurang dari 24 jam). Penggunaan tipe ini pada proses baking akan menyebabkan perekat meleleh dan menyatu dengan permukaan panel.
Standar industri untuk bengkel bodi kendaraan. Lakban ini mampu menahan siklus pemanasan oven standar selama 30 hingga 60 menit tanpa mengalami adhesive transfer. Formulanya tahan terhadap pelarut cat (solvent) standar sehingga tidak menyebabkan bleed-through atau tembusnya cat ke permukaan yang dilindungi.
Digunakan pada jalur perakitan OEM atau proses powder coating tertentu. Backing kertas pada tipe ini telah melalui proses saturasi khusus agar tidak rapuh saat terpapar panas ekstrem. Perekatnya biasanya berbasis silikon atau karet vulkanisir khusus yang menjamin pelepasan bersih (clean removal) setelah proses curing selesai.
Jangan selalu berasumsi daya rekat tinggi itu lebih baik. Pada pengecatan ulang (refinishing), lakban dengan daya rekat terlalu tinggi (high tack) berisiko mengangkat lapisan cat dasar (base coat) yang belum kering sempurna atau lapisan clear coat yang lemah saat lakban dilepas. Gunakan lakban medium-tack untuk menempel pada cat baru, dan high-tack hanya untuk menempel pada masking paper atau plastik pelindung.
Cat berbasis air (waterborne) dan cat berbasis pelarut (solvent-based) memiliki interaksi kimia berbeda dengan perekat lakban. Pastikan lakban memiliki fitur tahan pelarut agar lem tidak melunak saat terkena semprotan cat. Jika lem melunak, residu akan tertinggal di bodi kendaraan dan memerlukan proses pembersihan tambahan menggunakan bahan kimia yang bersifat korosif yang dapat merusak hasil pengecatan.
Untuk area dengan radius lengkungan tajam (seperti handle pintu atau bingkai lampu), pilihlah lakban dengan tingkat elongation (kemampuan regang) yang baik. Lakban kaku akan cenderung terangkat (lifting) pada bagian sudut, menyebabkan kabut cat (overspray) masuk ke area yang seharusnya terlindungi.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami










