Ketinggian kursi sangat mempengaruhi kemudahan pengguna lansia atau pasien pasca-operasi untuk duduk dan berdiri. Kursi dengan ketinggian 35-40 cm atau yang dapat diatur (adjustable) mengurangi beban tekanan pada sendi lutut dan pinggul penggunanya. Hal ini meminimalkan risiko jatuh saat transisi posisi tubuh di area licin, menjadikannya standar wajib dalam keselamatan pasien di rumah sakit atau panti jompo.
Kaki kursi yang dilengkapi karet suction atau rubber stopper berkualitas tinggi menciptakan gaya gesek (friction) maksimal pada permukaan basah. Fitur ini mencegah kursi bergeser (sliding) secara tiba-tiba saat menerima beban lateral, memberikan stabilitas yang mutlak diperlukan di lingkungan wet area seperti kamar mandi hotel atau ruang bilas umum.
Sebagian besar kursi mandi modern diproduksi menggunakan teknik injection molding berbahan Polypropylene (PP). Material ini dipilih karena sifatnya yang hidrofobik (menolak air), ringan, dan tahan benturan. Contoh implementasi material ini terdapat pada seri LEC Defi Bath Chair yang memiliki tampilan mengkilap dengan motif marmer tiruan namun tetap berbahan plastik solid. Keunggulan utamanya adalah kemudahan integrasi dengan zat aditif antimikroba (seperti ion perak Ag+) selama proses produksi untuk mencegah pertumbuhan jamur hitam.
Untuk fasilitas spa atau onsen bernuansa natural, penggunaan kursi kayu seperti produk Hoshino Kogyo Parent-child Bath Chair menjadi standar estetika. Jenis kayu yang digunakan biasanya adalah Cypress (Hinoki) atau Cedar yang memiliki minyak alami sebagai pelindung terhadap pembusukan dan serangan serangga. Desainnya menggunakan konstruksi slatted (bilah berjarak) untuk memungkinkan air mengalir turun dengan cepat dan mempercepat proses pengeringan kayu.
Model seperti Asvel Riaro dan LEC Yunoa mengadopsi desain empat kaki yang tinggi dan terbuka. Desain ini memberikan akses visual dan fisik yang luas ke bagian bawah kursi, memudahkan petugas kebersihan untuk menyikat lantai di bawahnya tanpa perlu memindahkan kursi. Selain itu, sirkulasi udara yang maksimal mencegah penumpukan lumut pada bagian bawah dudukan.
Beberapa model lama atau tipe heavy duty memiliki desain dinding tertutup. Meskipun terlihat kokoh, tipe ini cenderung menangkap kelembaban di bagian dalam rongga kursi, menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri jika tidak dibersihkan secara rutin.
Kursi rendah seperti model Kawajun Bath Stool atau IRIS OHYAMA set umumnya digunakan untuk metode mandi gaya Jepang di mana pengguna mengambil air dari ember atau kran rendah. Posisi ini stabil namun menuntut kekuatan otot kaki yang baik saat pengguna hendak berdiri.
Untuk pengguna lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas ringan, kursi dengan ketinggian di atas 30cm (seperti varian tinggi dari LEC atau Asvel) lebih disarankan. Ketinggian ini mengurangi sudut tekuk lutut, meminimalisir beban pada sendi saat transisi dari posisi duduk ke berdiri (sit-to-stand transfer).
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami








