Pemilihan diameter harus disesuaikan dengan mulut teko atau gelas saji yang digunakan di outlet. Ukuran rim standar industri biasanya berkisar antara 6.5 cm hingga 8 cm. Rim yang terlalu kecil berisiko jatuh ke dalam gelas panas, membahayakan staf bar, sementara rim terlalu besar tidak akan duduk stabil dan berpotensi menumpahkan cairan saat penyeduhan.
Saringan tipe Deep Type memberikan ruang vertikal lebih luas bagi daun teh untuk mengembang (blooming) secara optimal saat terkena air panas. Ruang ekspansi yang sempit pada saringan dangkal dapat memadatkan daun, menghambat sirkulasi air, dan menghasilkan ekstraksi rasa yang tidak merata atau under-extracted.
Tipe ini merupakan standar pada restoran cepat saji atau layanan katering yang menyajikan es teh dalam volume besar.
Tabung besar dengan diameter menyesuaikan mulut tea dispenser atau heating urn.
Memungkinkan sirkulasi air panas menembus massa daun teh dalam jumlah besar (bulk) secara merata. Ampas teh tertahan sepenuhnya di dalam keranjang dan mudah diangkat setelah waktu seduh selesai untuk mencegah rasa pahit (over-extraction).
Ditemukan pada kedai teh modern yang menggunakan mesin Teapresso.
Mangkuk kecil stainless steel dengan pola lubang yang dirancang khusus untuk menahan tekanan pompa mesin (9 bar). Berbeda dengan basket kopi, basket teh memiliki profil lubang yang meminimalisir penyumbatan oleh daun teh yang mengembang.
Mengekstrak konsentrat teh (tea shot) dalam waktu singkat (30-60 detik) menggunakan tekanan tinggi.
Digunakan pada pabrik pengolahan minuman dalam kemasan atau sistem tap terpusat.
Unit penyaring tertutup berbentuk huruf 'Y' atau 'T' yang terpasang langsung pada jalur pipa distribusi cairan.
Menyaring partikel halus (fines) secara kontinu sebelum cairan masuk ke tangki penyimpanan atau mesin pengisi botol (bottling line), menjamin kejernihan produk akhir.
Meskipun tradisional, tipe ini masih banyak digunakan di kedai kopi gaya peranakan (kopitiam) atau Thai Tea komersial.
Kantong kain katun atau muslin panjang dengan cincin pegangan kawat.
Memberikan hasil saringan yang sangat bersih namun memungkinkan aerasi maksimal saat proses penuangan berulang (pulling).
Parameter penting dalam memilih Industrial Tea Strainer adalah kerapatan lubang saringan atau Mesh Count. Kesalahan pemilihan ukuran ini akan berdampak pada profil rasa dan kejernihan minuman.
Memiliki lubang yang relatif besar.
Penggunaan: Ideal untuk teh daun utuh (whole leaf) seperti Rolled Oolong atau White Tea.
Karakteristik: Aliran air sangat lancar, memungkinkan daun mengembang sempurna. Namun, tidak cocok untuk teh pecahan kecil karena partikel akan lolos.
Standar industri untuk sebagian besar teh hitam grade Broken Orange Pekoe (BOP).
Penggunaan: Teh dasar untuk milk tea atau iced tea reguler.
Karakteristik: Menyeimbangkan kecepatan aliran air dan kemampuan menahan ampas. Menghasilkan likuid dengan kekentalan (body) moderat.
Lubang sangat halus, menyerupai tekstur kain.
Penggunaan: Teh bubuk (dust/fannings), Rooibos, atau rempah halus.
Karakteristik: Menghasilkan likuid sangat jernih. Memiliki risiko penyumbatan (clogging) lebih tinggi dan memperlambat waktu seduh, sehingga memerlukan tekanan atau waktu kontak air yang lebih lama.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami

/k7P111034727-1.jpg)

%20Co-Patterned%20Tea%20Strainer/gdP110776589-1.jpg)







