Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Stainless steel (SS 304) menawarkan ketahanan benturan dan korosi superior, ideal untuk area basah (dishwashing). Plastik polypropylene (PP) food-grade lebih ringan, tahan noda deterjen, dan alternatif ekonomis.
Unit modular memungkinkan staf mengkonfigurasi tata letak (layout) sesuai kebutuhan operasional. Kompartemen dapat diisi ulang (refill) secara individual atau dipindah tanpa mengganggu seluruh stasiun servis.
Didesain untuk menampung cutlery kotor, dimasukkan ke rak pencucian (dish rack), dan didorong melalui commercial dishwasher suhu tinggi. Perforasi penuh sangat penting untuk penetrasi air bertekanan dan deterjen.
Digunakan di BOH setelah proses pencucian. Ini adalah baki modular, umumnya berbahan polypropylene atau polyethylene tebal. Baki ini sering kali color-coded (memiliki kode warna) atau ikon untuk mempercepat staf menyortir sendok, garpu, dan pisau ke kompartemen masing-masing.
Terletak di FOH, tersembunyi di laci waiter station. Ini adalah baki plastik ABS kaku dengan kompartemen panjang. Fungsinya agar staf dapat mengambil cutlery bersih dengan cepat untuk table setting tanpa kembali ke dapur.
Paling umum di buffet hotel atau kantin self-service. Unit ini bisa berupa beberapa silinder stainless steel yang dirangkai dalam satu stand. Estetika menjadi penting di sini; stainless steel mirror-finish sering dipilih.
Solusi FOH untuk QSR (Quick Service Restaurant) atau kafetaria bervolume sangat tinggi. Ini adalah unit tertutup (plastik ABS atau logam) yang mengeluarkan satu cutlery (sendok/garpu) pada satu waktu, sering kali melalui tuas atau mekanisme gravity-fed.
Material dan Standar Sanitasi (HACCP/NSF):
Stainless Steel: Pilihan premium untuk FOH. Sangat durabel, non-porus, mudah disanitasi, dan memberikan tampilan profesional.
Polypropylene (PP): Ideal untuk BOH (silinder cuci). Tahan terhadap bahan kimia pencuci, tahan suhu tinggi dishwasher, dan impact-resistant (tahan benturan).
ABS: Umum untuk drawer insert dan dispenser. Kaku dan stabil.
Kayu: Sangat dihindari dalam operasional komersial volume tinggi. Kayu bersifat porus, sulit disanitasi, dan dapat retak, menampung bakteri. Semua peralatan harus memiliki sertifikasi NSF (National Sanitation Foundation).
Drainase dan Aliran Udara: Untuk penggunaan BOH, drainase adalah non-negosiasi. Silinder harus memiliki perforasi besar di dasar dan samping. Untuk baki sortir, stacking lugs (tonjolan) sangat penting agar baki yang ditumpuk tetap memiliki celah untuk aliran udara pengeringan.
Metode Presentasi FOH (Orientasi Higienis):
Handle-Up (Gagang di Atas): Ini adalah metode presentasi terbaik. Tamu atau staf hanya menyentuh gagang, bukan bagian fungsional (kepala sendok/gigi garpu) yang akan kontak dengan makanan.
Handle-Down (Gagang di Bawah): Metode ini menciptakan risiko kontaminasi silang. Tamu harus "menggali" cutlery, berpotensi menyentuh bagian fungsional alat makan lain.
Kapasitas dan Jejak Kaki (Footprint): Ruang konter di FOH dan BOH sangat terbatas. Pilih sistem modular (kotak atau silinder) yang dapat dikonfigurasi sesuai ruang. Unit vertikal (silinder) menghemat ruang konter lebih baik daripada unit horizontal (baki).
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami



