Aluminium: Spacer jenis ini menawarkan rasio kekuatan terhadap berat yang sangat baik. Aluminium bersifat non-magnetik dan memiliki konduktivitas termal yang baik, sehingga cocok digunakan pada area yang membutuhkan pembuangan panas. Tampilannya umumnya berwarna perak matte atau dianodisasi.
Stainless Steel: Digunakan pada lingkungan yang membutuhkan ketahanan korosi ekstra dan kekuatan beban tinggi. Material ini lebih berat dan lebih keras daripada aluminium.
Brass (Kuningan): Umumnya dilapisi nikel untuk mencegah oksidasi. Kuningan mudah dibubut dengan presisi tinggi dan sering digunakan dalam peralatan elektronik karena sifatnya yang konduktif (dapat dijadikan grounding) atau non-magnetik tergantung paduannya.
Nylon: Material ini paling populer untuk isolasi listrik. Nylon ringan, murah, dan efektif meredam getaran kecil. Namun, material ini higroskopis (menyerap kelembapan) sehingga dimensinya bisa sedikit berubah pada lingkungan lembap.
Duracon (POM/Acetal): Menawarkan kekakuan dan stabilitas dimensi yang lebih baik daripada Nylon. Duracon tahan terhadap berbagai pelarut kimia dan memiliki gesekan rendah.
PTFE (Teflon): Dipilih untuk penggunaan pada rentang suhu yang besar dan lingkungan dengan paparan kimia yang bersifat korosif. PTFE memiliki sifat anti-lengket dan isolasi listrik superior.
ABS: Plastik keras yang tahan benturan, umumnya digunakan pada spacer cetakan (molded) dengan biaya produksi massal yang lebih rendah.
Spacer keramik digunakan dalam kondisi ekstrem di mana isolasi listrik tegangan tinggi dan ketahanan panas sangat diperlukan. Keramik tidak akan meleleh pada suhu di mana plastik hancur dan logam mulai memuai secara signifikan.
Komponen ini memiliki lubang poros yang tidak berada tepat di tengah (offset). Dengan memutar spacer ini, pengguna dapat menggeser posisi komponen yang terpasang di atasnya secara mikro. Penggunaan utamanya terdapat pada sistem gerak linear (seperti printer 3D atau mesin CNC) untuk mengatur kekencangan roda V-wheel terhadap rel profil aluminium.
Dirancang khusus untuk menopang kaki komponen LED pada PCB. Spacer ini menjaga ketinggian LED agar seragam dan mencegah kaki komponen bengkok atau terjadi hubungan arus pendek antar kaki komponen.
Biasa terbuat dari fiber atau plastik tipis, fungsinya hanya memisahkan kepala baut dari permukaan benda kerja untuk mencegah kontak listrik atau kerusakan permukaan.
Meskipun sering dianggap sama, terdapat perbedaan teknis mendasar antara spacer dan standoff dalam terminologi industri presisi:
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami







