Tipe ini, seperti varian Mason atau Non-Brand, dirancang untuk menahan beban kompresi vertikal. Digunakan di bawah kaki mesin berat seperti chiller, genset, atau pompa sentrifugal. Desainnya sering kali mencakup pelat dasar (base plate) dengan lubang baut untuk pengangkuran ke lantai beton, mencegah mesin "berjalan" akibat getaran.
Produk seperti "Mason Hanger Mount" atau "DUCTMATE Hanger Mount" bekerja dalam mode tegangan tarik (tension). Komponen ini vital untuk menggantung peralatan HVAC (seperti fan coil unit atau pipa chiller) dari langit-langit. Elemen karet di dalamnya memutuskan jalur rambatan suara struktur (structure-borne noise) agar dengung mesin tidak merambat ke lantai atas.
Varian kecil seperti "RS PRO Anti Vibration Mount" sangat serbaguna. Biasanya digunakan di antara panel kontrol, motor kecil, atau kipas elektronik. Tipe ini bekerja baik dalam menahan gaya geser (shear) ringan maupun kompresi.
Prinsip kerja utama komponen ini adalah mengubah frekuensi alami sistem. Karet atau elastomer yang digunakan memiliki sifat histeresis, yaitu kemampuan mengubah energi gerak menjadi panas internal.
Natural Rubber (NR): Memberikan karakteristik dinamis terbaik dengan drift (penurunan permanen) yang rendah. Sangat elastis dan efektif meredam getaran frekuensi rendah. Namun, tidak tahan terhadap oli atau hidrokarbon.
Neoprene (CR): Sering menjadi pilihan standar industri karena keseimbangannya. Material ini tahan terhadap oli moderat, ozon, dan penuaan cuaca, meskipun sifat redamannya sedikit di bawah karet alam.
Kekerasan (Shore Hardness): Mount karet biasanya tersedia dalam variasi kekerasan (misalnya 40, 60, 70 Shore A). Semakin keras karetnya (angka semakin tinggi), semakin besar kapasitas beban statisnya, namun efisiensi isolasi getarannya cenderung menurun untuk beban yang ringan.
Kesalahan terbesar dalam memilih Anti-Vibration Mount adalah hanya melihat kapasitas beban beratnya saja. Parameter teknis yang paling kritikal adalah Defleksi Statis (Static Deflection).
Efisiensi Isolasi: Agar isolasi efektif, frekuensi alami dari mount harus jauh lebih rendah daripada frekuensi eksitasi (putaran) mesin. Sebagai aturan umum, semakin besar defleksi statis (semakin "empuk" dudukan saat dibebani), semakin rendah frekuensi alaminya, dan semakin baik isolasi getarannya.
Karet vs Pegas: Untuk mesin dengan putaran tinggi (di atas 2000 RPM) seperti kompresor sekrup, mount karet tipe "RS PRO" dengan defleksi rendah (misal 3-5mm) sudah cukup efektif meredam kebisingan. Namun, untuk mesin putaran rendah (dibawah 1000 RPM) atau yang menghasilkan guncangan besar, diperlukan mount tipe pegas (sering kali tersembunyi dalam casing tipe Mason Floor Mount) yang mampu memberikan defleksi besar (25mm atau lebih).
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami
