Bahan Masak di Daerah Istimewa Yogyakarta

Halaman
View as Grid List Detail
  1. Bango Kecap Manis
    Mulai

    Rp11.900

    Rating:
    100% of 100
    (19)
  2. ABC Saus Sambal
    Mulai

    Rp9.900

    Rating:
    98% of 100
    (18)
  3. Dua Belibis Saus Cabai Botol
    Mulai

    Rp7.900

    Rating:
    100% of 100
    (18)
  4. SunCo Sawit Cooking Oil Refill (Minyak Goreng)
    Mulai

    Rp11.900

    Rating:
    100% of 100
    (10)
  5. Filma Cooking Oil (Minyak Goreng)
    Mulai

    Rp26.900

    Rating:
    100% of 100
    (4)
  6. Bango Kecap Manis
    Mulai

    Rp22.900

    Rating:
    100% of 100
    (6)
  7. ABC Kecap Manis
    Mulai

    Rp11.900

    Rating:
    93% of 100
    (3)
  8. SunCo Sawit Cooking Oil Bottle (Minyak Goreng)
    Mulai

    Rp30.900

    Rating:
    100% of 100
    (1)
  9. Madurasa Madu
    Mulai

    Rp11.900

  10. Del Monte Saus Sambal Ekstra Pedas Botol
    Mulai

    Rp8.900

    Rating:
    100% of 100
    (2)
  11. Del Monte Saus Sambal Ekstra Pedas Pouch
    Mulai

    Rp8.900

    Rating:
    100% of 100
    (1)
  12. Sania Cooking Oil Premium (Minyak Goreng)
    Mulai

    Rp23.900

    Rating:
    100% of 100
    (1)
  13. Refina Garam Meja
    Mulai

    Rp5.900

    Rating:
    100% of 100
    (1)
  14. San Remo Pasta
    Mulai

    Rp319.900

Halaman
View as Grid List Detail

Produk Bahan Masak Berkualitas


Dry Goods (Bahan Kering / Ambient)
Kategori ini mencakup semua bahan yang stabil disimpan pada suhu ruang, umumnya di dalam dry storage (gudang kering). Bahan ini memiliki shelf life (masa simpan) terpanjang.
Karakteristik: Kadar air rendah.
Contoh: Beras, pasta kering, tepung, gula, garam, rempah kering, kacang-kacangan, minyak goreng, dan produk kalengan.
Manajemen: Kunci manajemennya adalah rotasi stok First-In, First-Out (FIFO) yang ketat dan proteksi terhadap hama (hama gudang).


Perishables - Chilled (Bahan Segar Dingin)
Kategori ini mencakup bahan baku segar yang memerlukan cold chain (rantai pendingin) konstan namun tidak dibekukan. Bahan ini memiliki shelf life pendek dan risiko spoilage (kerusakan) tertinggi.
Karakteristik: Suhu penyimpanan wajib dijaga antara 0°C hingga 4°C.
Contoh: Daging segar (sapi, ayam chilled), ikan segar, seafood hidup, produk dairy (susu segar, cream, mentega), dan sayuran/buah segar.
Manajemen: Membutuhkan prokurmen (pembelian) harian atau sangat frekuen. Proses Quality Control (QC) saat penerimaan barang sangat kritis.


Frozen Goods (Bahan Beku)
Kategori ini adalah solusi industri untuk memperpanjang masa simpan bahan segar. Bahan baku dibekukan secara cepat di fasilitas produksi untuk mengunci kesegaran.
Karakteristik: Suhu penyimpanan wajib dijaga stabil di -18°C atau lebih rendah.
Contoh: French fries (kentang beku), fillet ikan beku (seperti dory), seafood beku (udang, cumi), daging beku bulk, puree buah beku, dan sayuran potong beku (seperti mixed vegetables).
Manajemen: Efisien secara biaya dan mengurangi limbah. Tantangannya adalah manajemen thawing (pelelehan) yang tepat dan mencegah siklus thaw-refreeze (cair-beku ulang).


Jenis Bahan Masak Berdasarkan Tingkat Pemrosesan

Bahan Baku Mentah (Raw Ingredients) Bahan ini berada dalam kondisi paling dasar, membutuhkan proses mise en place (preparasi) penuh di dapur.
Contoh: Ayam karkas utuh, ikan utuh (dengan sisik dan isi perut), sayuran utuh (bawang bombay, wortel dengan kulit), blok keju besar.
Penggunaan: Umumnya di dapur fine dining atau artisan yang menginginkan kontrol penuh atas setiap potongan dan memanfaatkan sisa (seperti tulang untuk kaldu). Membutuhkan labor cost (biaya tenaga kerja) preparasi tinggi.


Bahan Value-Added (Bahan Siap Olah) Bahan ini telah melalui pemrosesan awal oleh supplier untuk menghemat waktu dan tenaga kerja di dapur. Ini adalah pilar konsistensi di chain restaurant (jaringan restoran) dan katering massal.
Contoh: Fillet ayam boneless skinless, daging giling portion-controlled, pre-cut vegetables (sayuran potong beku), liquid egg (telur cair pasteurisasi), saus base (seperti demi-glace atau saus tomat bulk).
Penggunaan: QSR (Quick Service Restaurant), cloud kitchen, katering, dan hotel buffet. Mengurangi waktu preparasi, standarisasi porsi, dan meminimalkan food waste di dapur.


Baca Selengkapnya