Ban Dalam - Vorlube
Filter Berdasarkan
Difilter menurut
- Filter Merk Vorlube Hapus item ini
Area
Ban dalam berbahan Butyl Rubber memiliki struktur molekul padat yang memberikan retensi udara jauh lebih unggul dibandingkan karet alam. Penggunaan material ini mengurangi frekuensi pengisian angin rutin pada unit operasional, menjaga tekanan ban tetap stabil lebih lama, serta meminimalkan risiko keausan ban luar yang tidak merata akibat tekanan kurang (under-inflation).
Stok ban dalam wajib disimpan menggunakan metode FIFO (First-In-First-Out) di area berventilasi baik, kering, dan terhindar dari paparan sinar UV atau ozon langsung (misalnya dari motor listrik). Paparan lingkungan ekstrem dapat menyebabkan keretakan ozon (ozone cracking) pada lipatan ban dalam sebelum produk terjual atau terpasang, merugikan nilai aset persediaan.
Tipe ini dirancang untuk penggunaan harian pada kondisi jalan aspal normal. Material utamanya sering kali menggunakan karet alam atau campuran Synthetic Butyl. Angkasa Ban Dalam Motor, Petroasia Ban Dalam Motor, dan Vorlube Ban Dalam (Motor) adalah contoh produk di kategori ini yang menawarkan keseimbangan antara elastisitas dan retensi udara untuk motor komuter.
Varian ini juga dispesifikasikan berdasarkan jenis motor, seperti ASPIRA Ban Dalam Untuk Motor Bebek untuk motor underbone dan ASPIRA Ban Dalam Untuk Motor Scootic yang dimensinya disesuaikan untuk velg ring 14 inci pada skuter matik.
Untuk kondisi operasional yang lebih ekstrem, seperti beban angkut berat atau medan off-road, diperlukan ban dalam dengan dinding karet yang lebih tebal dan modulus elastisitas tinggi. Bridgestone REINFORCED MC tube dan IRC Heavy Tube masuk dalam klasifikasi ini.
Penebalan dinding karet pada tipe ini bertujuan meningkatkan ketahanan terhadap tusukan (puncture resistance) dan panas yang timbul akibat gesekan internal (internal friction) saat ban mengalami defleksi berat.
Banyak produsen beralih ke material Isobutylene Isoprene Rubber (Butyl) karena impermeabilitasnya terhadap gas yang jauh lebih baik dibandingkan karet alam. Produk seperti FDR Tire Ban Dalam atau Maxxis Ban Dalam yang menggunakan material ini mampu menahan tekanan angin hingga 8-10 kali lebih lama tanpa perlu sering dipompa ulang, menjaga stabilitas rolling resistance kendaraan.
Ukuran ban dalam harus sesuai dengan diameter velg dan lebar ban luar. Penggunaan ban dalam yang terlalu besar akan menyebabkan karet terlipat di dalam ban luar, memicu gesekan yang berakhir pada kebocoran. Sebaliknya, ban dalam yang terlalu kecil akan meregang berlebihan (over-stretching), menipiskan dinding karet dan membuatnya rentan pecah. Pastikan kode ukuran pada kemasan, misalnya pada Kingland Ban Dalam Motor, sesuai dengan ukuran ban luar (misalnya 2.75-17 atau 80/90-14).
Perhatikan konfigurasi lubang pentil pada velg. Swallow Tire Ban Dalam Pentil Pendek direkomendasikan untuk motor dengan sistem pengereman cakram besar atau hub motor listrik yang memiliki ruang terbatas di sekitar velg. Untuk penggunaan standar, pentil lurus seperti pada MIZZLE Ban Dalam sudah memadai.
Jika kendaraan digunakan untuk layanan logistik atau kurir dengan beban muatan tinggi, hindari penggunaan ban dalam standar. Investasikan pada varian reinforced seperti IRC Heavy Tube untuk mengurangi risiko ban meledak saat melintas di jalan berlubang.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami
/byP107681430-1.jpg)