Estimasi Biaya Pengiriman
Rp8.200 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Switch ini berfungsi memutus total aliran listrik dari baterai ke seluruh sistem kendaraan saat mesin mati. Fungsi utamanya adalah mencegah risiko kebakaran akibat hubungan arus pendek (short circuit) saat kendaraan parkir tanpa pengawasan, serta memudahkan pemutusan daya cepat dalam situasi darurat (emergency cut-off), yang merupakan syarat mutlak standar keselamatan pertambangan dan migas.
Kendaraan modern memiliki banyak komponen elektronik (GPS, ECU, jam digital) yang tetap mengonsumsi daya kecil meski mesin mati (parasitic load). Pada kendaraan besar yang parkir berhari-hari, akumulasi konsumsi ini dapat menguras aki hingga mati. Memutar switch ke posisi "OFF" mengisolasi baterai sepenuhnya, memastikan daya simpan aki tetap terjaga (state of charge) saat unit akan dinyalakan kembali.
Conventional Flooded Battery (Aki Basah): Tipe ini menggunakan sel elektrokimia terbuka di mana pelat timbal terendam sepenuhnya dalam larutan asam sulfat. Konstruksinya menggunakan paduan timbal-antimon (lead-antimony) yang memberikan kekuatan fisik pada pelat namun menyebabkan laju penguapan air yang lebih cepat. Aki jenis ini memerlukan pemantauan level elektrolit secara berkala. Keunggulannya terletak pada ketahanan terhadap overcharge ringan dan siklus pengisian ulang yang agresif.
Maintenance Free / Sealed Maintenance Free (Aki Kering): Menggunakan teknologi paduan kalsium (lead-calcium) pada kisi-kisi pelat positif dan negatifnya. Material kalsium secara signifikan mengurangi hidrolisis (penguraian air) dan tingkat self-discharge. Elektrolit di dalamnya terkunci atau disirkulasikan kembali melalui sistem labirin pada tutupnya, sehingga tidak memerlukan penambahan air suling sepanjang masa pakainya.
Cold Cranking Amperes (CCA): Nilai ini menunjukkan kemampuan aki menyuplai arus tinggi pada suhu rendah (biasanya -18°C) selama 30 detik tanpa penurunan tegangan di bawah batas kritis. Mesin diesel alat berat dengan rasio kompresi tinggi membutuhkan nilai CCA yang sangat besar (seringkali di atas 800 CCA hingga 1200 CCA) untuk memutar crankshaft awal.
Ampere Hour (Ah): Menunjukkan kapasitas penyimpanan energi total. Untuk kendaraan komersial yang memiliki banyak perangkat elektronik tambahan atau sering beroperasi dalam kondisi idling, kapasitas Ah yang besar (biasanya 100Ah hingga 200Ah) diperlukan untuk menjaga suplai daya tanpa menguras tegangan secara drastis.
Reserve Capacity (RC): Durasi waktu (dalam menit) aki mampu menyuplai beban listrik esensial jika sistem pengisian (alternator) mengalami kegagalan. Nilai RC yang tinggi memberikan margin keselamatan bagi kendaraan untuk mencapai lokasi perbaikan.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami
/q3P103634939-1.jpg)
