Desain kontak garis antara elemen penggulung dan jalur balap memberikan distribusi beban lebih luas dibanding bantalan bola, menghasilkan kapasitas dukung beban radial jauh lebih tinggi. Struktur ini memungkinkan ASB Cylindrical Roller Bearing (Laher) menahan beban kejut dan getaran mesin industri berat tanpa mengalami deformasi permanen pada elemen penggulungnya.
Tipe NU dirancang tanpa flensa pada cincin dalam, memfasilitasi ekspansi termal poros secara bebas namun tidak dapat menahan beban aksial sama sekali. Sebaliknya, NTN Cylindrical Roller Bearing NJ Series memiliki flensa pada satu sisi cincin dalam, memungkinkannya menahan beban aksial satu arah guna pemosisian poros presisi dalam rakitan gearbox.
Pada tipe ini, seperti NTN Cylindrical Roller Bearing NU Series atau SKF NU ECM, cincin luar memiliki dua bahu, sedangkan cincin dalam polos tanpa bahu. Fungsi: Memungkinkan poros bergerak bebas secara aksial (maju-mundur) relatif terhadap rumah bantalan saat terjadi pemuaian panas (thermal expansion). Penggunaan: Ideal sebagai "floating bearing" pada ujung poros motor listrik atau generator.
Kebalikan dari NU, tipe N (seperti SKF N ECP Type) memiliki dua bahu pada cincin dalam dan polos pada cincin luar. Fungsinya serupa dengan NU, namun dengan metode pemasangan yang berbeda tergantung desain housing.
Model seperti SKF NJ ECP atau NTN NJ Series memiliki dua bahu di cincin luar dan satu bahu di cincin dalam. Fungsi: Mampu menahan poros agar tidak bergeser ke satu arah tertentu, sekaligus menahan beban aksial ringan dalam satu arah.
Memiliki bahu lengkap di kedua sisi (satu permanen, satu cincin lepas/loose rib), sehingga mampu mengunci posisi poros secara total dan menahan beban aksial dari kedua arah.
Material Sangkar (Cage): Sufiks M atau M1 (pada FAG/SKF) menunjukkan sangkar kuningan masif. Ini adalah pilihan terbaik untuk kondisi operasi berat, getaran tinggi, atau pelumasan minim. Sufiks J atau P (atau tanpa kode pada beberapa merek) biasanya menandakan sangkar baja pres (pressed steel) atau poliamida yang diperkuat serat kaca. Tipe ini lebih ekonomis dan cocok untuk penggunaan umum.
Internal Clearance (C3): Kode C3 yang terlihat pada produk SKF dan FAG menandakan celah internal radial yang lebih besar dari standar "Normal". Laher dengan celah C3 wajib dipilih jika mesin beroperasi pada suhu tinggi (yang menyebabkan logam memuai) atau jika fit pemasangan pada poros sangat sesak. Menggunakan celah standar pada kondisi panas dapat menyebabkan laher macet (seize) dan hancur.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami





