Akun sayaProduk BaruBrand MonotaroSemua BrandPromoKomparasi ProdukBlogRequest Quotation
ID JP FlagTentang monotaro.id
Fitur Lainnya
Logo Mobile
ReviewQuoteCartWishlist

3 Pilihan Coating Thickness Gauge Terbaik

Bandingkan fitur, spesifikasi, dan harga alat ukur ketebalan cat/lapisan pilihan dari monotaro.id untuk jaminan kualitas inspeksi pabrik Anda

 

Produk Coating Thickness Gauge

Products
SKU S031683050 S033980188 S039995056
Rentang Ukur Maksimal (µm) 1700 µm 1300 µm 1250 µm
Jenis Probe/Substrat Magnetic & Non-Magnetic Otomatis / Kombinasi F (Ferrous) & N (Non-Ferrous)
Fitur Khusus Memori 30 Data, Akurasi ±2.5% Baterai DC 3.7V, Resolusi 0.1 µm Koneksi USB PC, Toleransi ±3%+1

Mengapa Menggunakan Coating Thickness Gauge?

Dalam industri fabrikasi logam, otomotif (karoseri), dan pengecatan struktural, ketebalan pelapis (coating/paint) bukanlah sekadar isu estetika, melainkan nyawa dari perlindungan anti-korosi. Pelapisan yang terlalu tipis (under-coating) akan menyebabkan baja struktural mengalami oksidasi prematur dan gagal saat diaudit. Sebaliknya, penyemprotan yang terlalu tebal (over-coating) memicu cacat seperti cat retak, terkelupas, dan yang paling krusial, pemborosan material epoksi/cat yang sangat mahal. Menggunakan Coating Thickness Gauge memungkinkan departemen Quality Control (QC) untuk memverifikasi ketebalan film kering (Dry Film Thickness/DFT) secara non-destruktif. Alat ini menekan Total Cost of Quality (TCQ) dengan mencegah penolakan klien dan kerja ulang (re-work) pelapisan komponen.


Merek Coating Thickness Gauge Terbaik

  • CEM:
    Instrumen diagnostik profesional yang banyak digunakan di laboratorium QA/QC. Merek ini unggul dalam fitur perekaman data dan konektivitas perangkat lunak, sangat krusial untuk membuat laporan audit kepatuhan ISO pabrik.
  • Benetech:
    Produsen alat uji lingkungan dan industri yang memadukan keandalan pengukuran di lapangan (field test) dengan efisiensi catu daya. Cocok untuk inspeksi komponen dengan volume tinggi.
  • SNDWAY:
    Merek favorit untuk solusi inspeksi bernilai tinggi. Sangat populer di kalangan inspektor mobil bekas, balai lelang, dan bengkel restorasi ringan berkat kemudahan penggunaannya untuk mendeteksi dempul tersembunyi.

Perbandingan Produk Coating Thickness Gauge

1. SNDWAY Coat Thickness Meter Automobile SW-6310A 1unit

  • Rekomendasi Penggunaan: Sangat direkomendasikan untuk bengkel restorasi bodi otomotif (body repair), inspektor kendaraan armada (fleet), dan fabrikasi kanopi panel surya ringan.
  • Implikasi Teknis: Rentang ukur yang mencapai 1700 µm menjadikannya sangat kompeten untuk mendeteksi ketebalan dempul dempul bodi kendaraan atau pelapisan heavy-duty primer. Sensor otomatisnya mampu mengenali substrat baja maupun aluminium. Fitur memori 30 datanya membantu inspektor berjalan memutari satu bodi mobil tanpa harus mencatat manual di setiap titik.
  • Risiko/Batasan: Akurasi berada di ±2.5%. Area pengukurannya juga mensyaratkan dimensi plat minimal 25x25 cm. Jangan gunakan alat ini untuk mengukur lapisan pada baut silinder kecil atau komponen permesinan mikro karena rambatan sensor di luar tepi plat (edge effect) akan mengacaukan pembacaan.

2. Benetech Film Coating Thickness Gauge GT230 1unit

  • Rekomendasi Penggunaan: Ideal bagi pabrik pengecatan bubuk (powder coating), produksi lemari panel listrik, dan departemen finishing logam arsitektural.
  • Implikasi Teknis: Disokong oleh voltase 3.7V DC, alat ini menunjukkan efisiensi daya yang stabil di tengah intensitas inspeksi yang tinggi (continuous measurement). Resolusi 0.1 µm pada ketebalan di bawah 100 µm memberikan ketajaman deteksi saat pabrik Anda sedang melakukan pelapisan anodizing tipis.
  • Risiko/Batasan: Rentang ukurnya mentok di 1300 µm. Tidak sesuai jika diaplikasikan untuk mengukur sistem fireproofing coating (cat tahan api) pada baja gedung pencakar langit yang sering kali ketebalannya melampaui 2000 µm (2 mm).

3. CEM Paint Thickness Gauge DT-156 Coating Thickness 1Unit

  • Rekomendasi Penggunaan: Investasi vital bagi laboratorium Quality Assurance (QA), inspektor galangan kapal (marine coating), serta kontraktor proyek migas (Oil & Gas) yang terikat dengan inspeksi NACE/SSPC.
  • Implikasi Teknis: Dilengkapi aksesori USB cable, CD software, dan kit kalibrasi presisi penuh. Anda bisa menarik ribuan log data pengukuran langsung ke komputer untuk dicetak sebagai lampiran dokumen serah-terima proyek (handover) klien. Diameter area pengukurannya sangat kecil (Probe F: 7mm, N: 5mm), memungkinkannya mengukur ketebalan cat pada permukaan yang cembung atau pipa diameter kecil tanpa gangguan geometri.
  • Risiko/Batasan: Probe instrumen ini sangat presisi dan sensitif. Menekan probe secara agresif atau menyeretnya (dragging) secara horizontal di atas permukaan cat yang masih kasar (kasar pasir/sandblasted) akan merusak mata pegas sensor (sensor tip) secara permanen.

Tips Memilih Coating Thickness Gauge

  • Kenali Basis Material Logam (Substrat):
    Jika pabrik Anda hanya mengecat pelat besi biasa, sensor berbasis Induksi Magnetik (Ferrous/F) sudah cukup. Namun, jika Anda melapisi bodi pesawat, rangka sepeda aluminium, atau tembaga, Anda wajib menggunakan alat dengan probe Eddy Current (Non-Ferrous/N). Untuk fleksibilitas 100%, belilah model kombinasi (F/N).
  • Perhatikan Syarat Radius Kelengkungan:
    Alat ukur ketebalan cat berbentuk dasar datar (flat-bottomed). Mengukur cat di atas pipa berdiameter sangat kecil akan menimbulkan ruang udara antara probe dan cat. Pilih alat yang spesifik memiliki spesifikasi kelengkungan minimum (Minimum Curvature Radius) kecil seperti CEM DT-156 (1.5mm) jika objek kerja Anda mayoritas berbentuk tubular/silinder.

Saran Penggunaan dan Perawatan Produk

  • Teknik Pengukuran Vertikal:
    Selalu posisikan probe 90 derajat secara tegak lurus sempurna terhadap permukaan yang diukur. Memiringkan alat beberapa derajat saja akan menambah jarak antara sensor internal dan substrat logam, sehingga nilai ketebalan cat yang tampil di layar menjadi lebih tebal dari aslinya (false high reading).
  • Pemeliharaan Probe Mekanis:
    Jangan pernah menggeser alat di sepanjang permukaan pelat seperti mengukur dengan penggaris. Sensor dirancang untuk kontak turun-naik (tekan lalu angkat). Gesekan konstan akan menipiskan pelindung ruby/baja pada ujung probe, menyebabkan alat selalu membaca minus dari nilai sebenarnya di kemudian hari.

Kendala Penggunaan Coating Thickness Gauge

  • Hasil Pengukuran Melenceng Jauh / Alat Menunjukkan Angka pada Plat Kosong (Tanpa Cat)
    Penyebab: Pengaruh sisa magnetisme bumi pada baja, fluktuasi suhu ruang ekstrem, atau instrumen lupa dikalibrasi titik nol (Zero Calibration) pada pelat logam telanjang yang sama dengan yang sedang diproduksi.
    Solusi: Sebelum shift dimulai, ambil uncoated base metal (plat logam tanpa cat yang sama persis jenisnya dengan benda kerja). Tempelkan alat, lalu tekan tombol Zero. Setelah itu tes menggunakan plastik kalibrasi (foil) yang disediakan pabrikan.
  • Layar Tampil Error "Fe/NFe" Berkedip atau Tidak Merespons
    Penyebab: Tegangan baterai melemah (di bawah batas ambang operasional sensor), atau ujung probe tersangkut debu/dempul yang mengeras sehingga tidak bisa menekan ke dalam (spring mechanism jammed).
    Solusi: Segera ganti baterai (bukan tipe heavy-duty, tapi gunakan Alkaline murni). Bersihkan pinggiran probe dengan cotton bud yang diberi sedikit alkohol isopropil (hindari menyemprot cairan penetran langsung ke dalam sensor).

Pertanyaan Seputar Coating Thickness Gauge

Apa perbedaan Probe F (Ferrous) dan Probe N (Non-Ferrous)?

Probe F beroperasi menggunakan prinsip induksi magnetik, dirancang murni untuk mengukur lapisan non-magnetik (seperti cat, plastik, epoksi, galvanis zinc) di atas dasar logam magnetik (besi dan baja karbon). Sebaliknya, Probe N menggunakan prinsip Eddy Current untuk mengukur pelapisan non-konduktif (seperti anodizing, cat, pernis) di atas logam non-magnetik konduktif (aluminium, tembaga, kuningan, baja tahan karat austenitik).


Mengapa alat ini wajib dikalibrasi setiap kali berpindah jenis material pelat?

Setiap batch gulungan baja atau leburan aluminium dari pabrik baja (steel mill) memiliki komposisi paduan, kekasaran permukaan (surface profile), dan permeabilitas magnetik yang berbeda-beda. Alat ukur ini membaca perubahan fluks magnet. Jika Anda memindahkan pengukuran dari baja paduan karbon rendah ke baja paduan tinggi tanpa melakukan Zero Calibration ulang pada pelat kosongnya, alat akan menganggap perbedaan kepadatan logam tersebut sebagai "ketebalan cat ekstra".

Rekomendasi Produk Lainnya

Hand Tally Counter

Hand Tally Counter

Cek Sekarang
Tachometer Kontak

Tachometer Kontak

Cek Sekarang
Hardness Tester

Hardness Tester

Cek Sekarang
Pressure Gauge

Pressure Gauge

Cek Sekarang