BT Plus Bio Insektisida
#Grup produk P114384340
Spesifikasi
| Ingredient | Bacillus Thuringiensis Strain 4042 1x10^8 cfu/gram, Serratia Marcescens Strain NPKC3_2_21 1x10^8 cfu/gram |
|---|---|
| Size (g) | 50 |
Pilih jenis produk yang diinginkan
| Nomor SKU | Model Number | Masa Persiapan Barang | Harga | Jumlah |
|---|---|---|---|---|
| Loading... | ||||
Informasi Produk
Deskripsi
DOSIS DAN CARA APLIKASI: SASARAN APLIKASI KONSENTRASI & CARA APLIKASI
Pembentukan larutan BT-PLUS : 1 sachet BT-PLUS diencerkan dalam 500 ml air, diamkan selama 12-24 jam
tampak dilakukan penutupan dan dicerna kembali selama 60 liter air.
ULAT PENGGEREK BATANG PADI (Scirpophaga sp.)
Semprotkan larutan BT-PLUS secara merata pada fase persemaian, fase setelah pindah tanam pada bagian daun, titik tumbuh, dan pangkal batang, dan sekitar percabangan.
ULAT DAUN (Hyposidra sp.)
Semprotkan larutan BT-PLUS secara merata pada daun, batang, pangkal daun, dan sekitar percabangan.
ULAT GRAYAK (Spodoptera sp.)
Semprotkan larutan BT-PLUS secara merata pada pucuk, daun bunga.
THRIPS (Heliothrips sp.)
Tambahkan larutan 8 ml/liter pada larutan BT-PLUS, kemudian semprotkan merata pada pucuk, daun bunga.
NEMATODA (Meloidogyne sp.)
Kocorkan larutan BT-PLUS pada tanah/media tanaman sebelum tanam dan setelah tanam.
FREKUENSI APLIKASI :
1. PENCEGAHAN/PREVENTIF : 10-15 hari sekali.
2. PENGENDALIAN/CONTROL : 3-5 hari setelah 3 kali berurut-turut.
3. SERANGAN TINGGI/OUTBREAK : 1-2 hari sekali selama 3 kali berturut-turut.
Pembentukan larutan BT-PLUS : 1 sachet BT-PLUS diencerkan dalam 500 ml air, diamkan selama 12-24 jam
tampak dilakukan penutupan dan dicerna kembali selama 60 liter air.
ULAT PENGGEREK BATANG PADI (Scirpophaga sp.)
Semprotkan larutan BT-PLUS secara merata pada fase persemaian, fase setelah pindah tanam pada bagian daun, titik tumbuh, dan pangkal batang, dan sekitar percabangan.
ULAT DAUN (Hyposidra sp.)
Semprotkan larutan BT-PLUS secara merata pada daun, batang, pangkal daun, dan sekitar percabangan.
ULAT GRAYAK (Spodoptera sp.)
Semprotkan larutan BT-PLUS secara merata pada pucuk, daun bunga.
THRIPS (Heliothrips sp.)
Tambahkan larutan 8 ml/liter pada larutan BT-PLUS, kemudian semprotkan merata pada pucuk, daun bunga.
NEMATODA (Meloidogyne sp.)
Kocorkan larutan BT-PLUS pada tanah/media tanaman sebelum tanam dan setelah tanam.
FREKUENSI APLIKASI :
1. PENCEGAHAN/PREVENTIF : 10-15 hari sekali.
2. PENGENDALIAN/CONTROL : 3-5 hari setelah 3 kali berurut-turut.
3. SERANGAN TINGGI/OUTBREAK : 1-2 hari sekali selama 3 kali berturut-turut.
Fitur
- Bio Insektisida berbentuk TEPUNG LARUT (WP).- Efektif sebagai biokontrol ULAT PENGGEREK BATANG PADI, ULAT GRAYAK, ULAT DAUN, THRIPS dan NEMATODA.
BT-PLUS adalah produk teknologi hayati yang diformulasikan khusus untuk digunakan sebagai insektisida dengan kandungan bakteri. Penggunaan bakteri untuk entomopagoten ini memiliki keuntungan yakni, lebih cepat dalam hal menginfeksi hama sasaran. Metode penginfeksian insektisida hayati BT-PLUS dapat melalui racun pencernaan dan kontak. Keuntungan menggunakan insektisida hayati BT-PLUS adalah tidak membuat hama menjadi resisten dan tidak membunuh musuh alami serta mempertahankan predator hama. Jika dilakukan secara terus menerus maka pengendalian hama dengan menggunakan insektisida hayati akan dapat berjalan dengan sendirinya, karena mikroba yang terkandung dalam BT-PLUS dapat berkembang biak dan memberi lebih banyak kondisi lingkungan yang menjadi syarat tumbuh. Mikroba pada BT-PLUS dalam kondisi omset yang aktif setelah dilakukan penemuan selama 12-24 jam. Penggunaan mikroba ini akan membuat daya simpan produk BT-PLUS menjadi lebih lama sampai 5 tahun.
Ulasan Produk
Tidak ada ulasan



















































































































































%20%26%20Pengelasan/Pupuk%20%26%20Bahan%20Kimia%20Pertanian/Kimia%20Pertanian/Insektisida%20%26%20Fungisida/BT%20Plus%20Bio%20Insektisida/9gP114384340-1.jpg)
