Akun sayaProduk Baru ☀️Brand monotaro.id ☀️Semua BrandSemua PromoPerbandingan ProdukBlog
ID JP FlagTentang monotaro.id
Fitur Lainnya
Logo Mobile
ReviewQuoteCartWishlist

Perbandingan Produk: MCB vs MCCB

Bandingkan karakteristik, cara kerja, dan penggunaan MCB (Miniature Circuit Breaker) dan MCCB (Molded Case Circuit Breaker) untuk kebutuhan instalasi listrik industri dan komersial.


Perbandingan MCB vs MCCB

Bentuk fisik Miniature Circuit Breaker (MCB) MCB (Miniature Circuit Breaker) Bentuk fisik Molded Case Circuit Breaker (MCCB) MCCB (Molded Case Circuit Breaker)
Prinsip Kerja Menggunakan mekanisme termal-magnetik untuk mendeteksi overload (elemen bimetal) dan arus hubung singkat (electromagnetic trip). Trip terjadi secara otomatis sesuai kurva karakteristik (B, C, atau D). Menggunakan mekanisme hydraulic-magnetic atau termal-magnetik dengan konstruksi yang lebih robust. Beberapa model MCCB kelas atas dilengkapi trip unit elektronik yang dapat disetel untuk tingkat ketelitian tinggi.
Kapasitas Arus (Current Rating) Umumnya tersedia dalam rentang 1A hingga 125A, dengan tipikal penggunaan di kisaran 6A–63A untuk instalasi residensial dan komersial ringan. Tersedia dalam rentang yang lebih besar, umumnya mulai dari 16A hingga 1.600A atau lebih, sesuai kebutuhan industri, panel distribusi, dan beban berat.
Breaking Capacity (Icn) Umumnya berkisar antara 3 kA hingga 10 kA pada tegangan 230–400V AC, sesuai standar IEC/EN 60898-1. Contoh unit pada data: breaking capacity 6 kA pada 230V AC. Lebih tinggi dibanding MCB; umumnya tersedia mulai 10 kA hingga 85 kA atau lebih, tergantung kelas dan frame size. Contoh unit pada data: rated breaking capacity 1,5 kA pada 380/415V AC (kelas ekonomi 32A).
Jumlah Kutub (Pole) Tersedia dalam konfigurasi 1P, 2P, 3P, dan 4P. Satu kutub (1P) umum digunakan untuk sirkuit fasa tunggal di panel sub-distribusi. Tersedia dalam konfigurasi 2P, 3P, dan 4P. Umumnya dipasang sebagai pengaman sirkuit tiga fasa pada sistem distribusi industri dan komersial besar.
Ukuran & Form Factor Kompak, lebar standar 9 mm per kutub, dipasang pada DIN rail. Sangat hemat ruang untuk panel sub-distribusi dengan banyak sirkuit. Lebih besar dan lebih berat dibanding MCB. Konstruksi molded case memberikan perlindungan mekanis yang lebih baik. Dipasang pada DIN rail atau dengan baut langsung ke busbar.
Kemampuan Adjustability Pada umumnya tidak dapat disetel; trip current sudah ditentukan dari pabrik sesuai rating dan kurva trip yang dipilih. Banyak model MCCB tersedia dengan kemampuan penyetelan arus trip (adjustable overload dan short-circuit threshold), terutama pada varian dengan electronic trip unit.
Kegunaan Panel listrik gedung, sub-panel rumah tinggal dan apartemen, sirkuit penerangan, sirkuit stopkontak, perangkat elektronik kantor, dan beban ringan hingga sedang. Panel distribusi utama industri, motor listrik kapasitas besar, mesin produksi, sistem HVAC komersial, kompresor, panel MDP/SDP gedung bertingkat, dan aplikasi dengan arus besar.
Standar Internasional Umumnya mengacu pada standar IEC/EN 60898-1 untuk penggunaan hunian dan komersial ringan. Umumnya mengacu pada standar IEC 60947-2 untuk penggunaan industri. Beberapa produk juga memiliki sertifikasi UL, CE, TÜV, CCC, atau VDE untuk pasar internasional.
Usia Pakai Ketahanan pada banyak model berkisar 10.000–20.000 siklus operasi; ketahanan elektris umumnya lebih rendah karena dirancang untuk penggunaan normal frekuensi sedang. Dirancang untuk operasi lebih berat dan frekuensi switching yang lebih tinggi. Ketahanan mekanis dan elektris umumnya lebih tinggi, tergantung kelas dan teknologi trip unit yang digunakan.


Produk MCB vs MCCB

Geser untuk melihat produk lainnya →
MCB 1P
Schneider Electric Domae MCB Miniature Circuit Breaker 1P DOMF01116 C Curve 16A 1pc

Schneider Electric Domae MCB Miniature Circuit Breaker 1P DOMF01116 C Curve 16A 1pc

SKU: S025748055 | Model: DOMF01116
  • Jumlah Kutub: 1P | Kurva Trip: C | Arus Nominal: 16A
  • Breaking Capacity: 6 kA pada 230V AC (IEC/EN 60898-1)
  • Trip Unit: Thermal-Magnetic | Frekuensi: 50/60 Hz
  • Pemasangan: DIN Rail Clip-On | Tegangan Operasional: 230V AC
Rp 129.900
Cek Sekarang
MCCB 3P
Fuji Electric Molded Case Circuit Breaker (MCCB) BW32AAG-3P030 1unit

Fuji Electric Molded Case Circuit Breaker (MCCB) BW32AAG-3P030 1unit

SKU: S003163221 | Model: BW32AAG-3P030
  • Jumlah Kutub: 3P | Arus Nominal: 30A | Tegangan: 500V AC
  • Trip Unit: Hydraulic-Magnetic | Breaking Capacity: 1,5 kA pada 380/415V AC
  • Sertifikasi: IEC, CE, TÜV, CCC, UL, CSA | Standar JIS
  • Kontak bebas cadmium (RoHS-compliant); tersedia aksesori kontak bantu
Rp 379.900
Cek Sekarang
  • MCB untuk panel sub-distribusi gedung: Digunakan sebagai pengaman sirkuit akhir pada panel listrik kantor, apartemen, dan fasilitas komersial ringan yang membutuhkan proteksi per sirkuit dengan rating arus rendah hingga sedang.
  • MCCB untuk panel distribusi utama industri: Dipasang sebagai pengaman utama atau feeder breaker pada MDP/SDP fasilitas manufaktur, gudang, dan gedung bertingkat yang memiliki beban tiga fasa besar.
  • MCB untuk proteksi sirkuit penerangan dan stopkontak: Cocok untuk proteksi sirkuit tunggal dengan beban ringan seperti lampu, perangkat elektronik, dan peralatan kantor pada tegangan 230V.
  • MCCB untuk pengaman motor listrik dan mesin produksi: Digunakan sebagai pengaman motor (motor protection) pada mesin industri, kompresor, pompa, dan sistem conveyor yang memerlukan proteksi arus tinggi dan presisi trip.
  • MCB untuk pengadaan massal panel proyek konstruksi: Digunakan dalam jumlah banyak pada proyek pembangunan gedung, perumahan, dan infrastruktur sebagai pengaman sirkuit akhir yang ekonomis dan mudah diganti.

Tips Memilih MCB atau MCCB

Pemilihan antara MCB dan MCCB bergantung pada beberapa parameter teknis; besar arus beban, kapasitas arus hubung singkat pada titik instalasi, jumlah fasa sistem, dan persyaratan standar keselamatan yang berlaku. Berikut adalah hal yang perlu dipertimbangkan oleh tim engineering, maintenance, dan procurement dalam menentukan jenis circuit breaker yang tepat:

  • Tentukan arus nominal beban:
    Jika arus beban berada di bawah 63A–100A dan sistem beroperasi pada tegangan rendah standar (230V/400V AC), MCB umumnya sudah mencukupi. Jika arus beban melebihi 100A atau sistem memerlukan pengaman feeder dengan kapasitas besar, MCCB adalah pilihan yang lebih sesuai.
  • Hitung prospective short-circuit current (PSCC):
    PSCC pada titik instalasi harus lebih rendah dari breaking capacity breaker yang dipilih. MCB dengan breaking capacity 6 kA cocok untuk instalasi jauh dari transformator utama. MCCB dengan breaking capacity lebih tinggi diperlukan untuk panel yang dekat dengan sumber daya utama.
  • Pertimbangkan jumlah fasa sistem:
    MCB 1P cocok untuk sirkuit fasa tunggal. Untuk sistem tiga fasa pada instalasi industri, MCCB 3P adalah standar yang umum digunakan agar semua fasa terlindungi secara bersamaan saat terjadi gangguan.
  • Evaluasi kebutuhan penyetelan arus trip:
    Jika proteksi memerlukan fleksibilitas penyetelan untuk menyesuaikan dengan karakteristik beban yang berubah-ubah (seperti motor dengan arus starting tinggi), pilih MCCB dengan adjustable trip unit. MCB tanpa kemampuan setel lebih cocok untuk beban statis yang karakteristiknya sudah diketahui.
  • Perhatikan ketersediaan ruang panel:
    MCB dengan form factor kompak (9 mm per pole) lebih efisien untuk panel dengan banyak sirkuit dan ruang terbatas. MCCB memerlukan ruang yang lebih besar, namun memberikan perlindungan yang lebih robust untuk beban kritikal.
  • Sesuaikan dengan standar regulasi dan sertifikasi:
    Untuk ekspor atau proyek yang mensyaratkan kepatuhan terhadap standar tertentu (IEC, UL, CE, TÜV), pastikan produk yang dipilih memiliki sertifikasi yang relevan. MCCB untuk pasar industri internasional umumnya memiliki lebih banyak pilihan sertifikasi multistandar.

Persyaratan Instalasi dan Aspek Keselamatan

Instalasi circuit breaker yang benar berperan dalam menjaga keselamatan dari arus pendek. Baik MCB maupun MCCB harus dipasang sesuai dengan spesifikasi, standar instalasi nasional yang berlaku (seperti PUIL di Indonesia), serta mempertimbangkan kondisi lingkungan penggunaan. Berikut aspek-aspek penting yang perlu diperhatikan oleh tim engineering dan teknisi listrik:

  • Pastikan kompatibilitas tegangan dan frekuensi:
    Verifikasi bahwa rated operational voltage dan frekuensi produk sesuai dengan sistem yang ada. MCB Schneider Domae pada data dirancang untuk 230V AC pada 50/60 Hz; MCCB Fuji Electric pada data mendukung hingga 500V AC. Penggunaan di luar rating dapat menyebabkan kegagalan proteksi.
  • Perhatikan derajat proteksi (IP rating):
    MCB tipe DIN rail umumnya memiliki IP20 saat terpasang terbuka dan IP40 saat dipasang dalam enclosure tertutup. Pastikan level IP sesuai dengan kondisi lingkungan instalasi, terutama di area berdebu atau lembab pada fasilitas industri.
  • Perhatikan suhu operasional:
    Sebagian besar MCB dan MCCB memiliki rentang suhu operasional antara -5°C hingga 60°C. Pada lokasi dengan suhu ekstrem (seperti ruang boiler atau cold storage), verifikasi rating suhu produk sebelum instalasi.
  • Gunakan torsi pengencangan kabel sesuai spesifikasi:
    Koneksi kabel yang terlalu longgar dapat menyebabkan panas berlebih dan potensi kebakaran; terlalu kencang dapat merusak terminal. Selalu gunakan torsi yang direkomendasikan oleh pabrikan untuk setiap terminal koneksi.
  • Lakukan pengujian trip setelah instalasi:
    Setelah pemasangan, lakukan pengujian trip function untuk memverifikasi bahwa mekanisme proteksi bekerja sesuai kurva karakteristik. Ini penting terutama pada MCCB dengan trip unit yang dapat disetel.
  • Dokumentasikan setiap breaker dalam single-line diagram:
    Untuk keperluan maintenance, troubleshooting, dan audit keselamatan, setiap circuit breaker harus terdokumentasi dalam diagram panel lengkap dengan rating, model, dan sirkuit yang dilindungi.

Butuh pengadaan komponen listrik dalam jumlah besar untuk perusahaan Anda?

Minta Penawaran Circuit Breaker