Akun sayaProduk BaruBrand MonotaroSemua BrandPromoKomparasi ProdukBlogRequest Quotation
ID JP FlagTentang monotaro.id
Fitur Lainnya
Logo Mobile
ReviewQuoteCartWishlist

MCB vs ELCB

Bandingkan karakteristik, cara kerja, dan penggunaan MCB dan ELCB untuk kebutuhan proteksi instalasi listrik industri dan komersial.


Perbandingan MCB vs ELCB

Bentuk fisik Miniature Circuit Breaker (MCB) MCB (Miniature Circuit Breaker) Bentuk fisik ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker)
Prinsip Kerja Menggunakan elemen bimetal thermal untuk mendeteksi overload dan elemen magnetik untuk mendeteksi arus hubung singkat. Trip secara otomatis saat arus melampaui rating nominal atau terjadi lonjakan arus ekstrem. Mendeteksi ketidakseimbangan arus antara konduktor fasa dan netral menggunakan toroidal current transformer. Jika selisih arus melebihi ambang sensitivitas, relay trip memutus sirkuit untuk mencegah arus bocor ke tanah yang berbahaya.
Fungsi Proteksi Utama Proteksi terhadap overload (beban lebih) dan short circuit (hubung singkat). Tidak memberikan proteksi terhadap arus bocor ke tanah atau risiko sengatan listrik akibat earth fault. Proteksi utama terhadap arus bocor ke tanah (earth leakage/earth fault). Pada banyak model, tidak menyertakan proteksi overload maupun short circuit secara mandiri; umumnya dipasangkan dengan MCB untuk proteksi lengkap.
Perlindungan Jiwa Manusia Tidak dirancang untuk proteksi langsung terhadap bahaya sengatan listrik akibat kontak manusia dengan konduktor bertegangan. MCB hanya melindungi instalasi dan kabel dari kerusakan termal. Dirancang untuk melindungi manusia dari risiko elektrosyok. Dengan sensitivitas 30 mA, ELCB mampu memutus sirkuit sebelum arus bocor mencapai level yang mengancam jiwa (ambang bahaya jantung >50 mA).
Sensitivitas Arus Bekerja pada arus jauh lebih besar dari rating nominal; trip thermal umumnya terjadi pada 1,13–1,45× In, trip magnetik pada 5–10× In tergantung kurva. Contoh unit pada data menggunakan magnetic trip 5–10× In (kurva C). Bekerja pada arus bocor sangat kecil. Tersedia dalam sensitivitas 10 mA, 30 mA, 100 mA, hingga 300 mA. Contoh unit pada data memiliki rated sensitivity current 30 mA dengan operating time 0,1 detik.
Kurva Trip Dikategorikan berdasarkan kurva trip: kurva B (3–5× In), kurva C (5–10× In), kurva D (10–20× In). Pemilihan kurva disesuaikan dengan karakteristik beban. Contoh unit pada data menggunakan kurva C, umum untuk beban resistif dan induktif ringan. Tidak memiliki kurva trip seperti MCB. Beroperasi berdasarkan ambang arus bocor (residual current) yang ditentukan oleh rated sensitivity current, bukan karakteristik overload. Operating time umumnya ≤0,3 detik untuk tipe standar.
Konfigurasi Kutub Tersedia dalam konfigurasi 1P, 2P, 3P, dan 4P. Pemilihan disesuaikan dengan sistem distribusi (single phase atau three phase). Contoh unit pada data adalah 1P untuk sirkuit fase tunggal. Tersedia dalam konfigurasi 2P untuk sistem satu fase dan 4P untuk sistem tiga fase. Contoh unit pada data adalah 2P2E untuk sistem 1 fase 2 kawat.
Rated Breaking Capacity Menentukan kemampuan memutus arus hubung singkat maksimum tanpa kerusakan. Umumnya tersedia mulai 3 kA hingga 25 kA atau lebih. Contoh unit pada data memiliki breaking capacity 6 kA pada 230 VAC, sesuai standar IEC 60898-1. Rated breaking capacity pada ELCB umumnya lebih rendah karena perangkat ini tidak dirancang sebagai pelindung utama short circuit. Contoh unit pada data memiliki Icu: 1–1,5 kA pada AC 100–200 V sesuai JIS C8201-2-2.
Standar dan Sertifikasi Umumnya mengacu pada IEC 60898-1 (untuk proteksi instalasi rumah dan komersial) atau IEC 60947-2 (untuk aplikasi industri). Contoh unit pada data memenuhi EN/IEC 60898-1. Mengacu pada IEC 61008 (RCCB tanpa proteksi overcurrent), IEC 61009 (RCBO dengan overcurrent), atau JIS C8201 untuk produk pasar Jepang. Contoh unit pada data mengacu pada JIS C8201-2-2.


Produk MCB vs ELCB

Geser untuk melihat produk lainnya →
MCB
Schneider Electric Domae MCB Miniature Circuit Breaker 1P DOMF01116 C Curve 16A

Schneider Electric Domae MCB Miniature Circuit Breaker 1P DOMF01116 C Curve 16A 1pc

SKU: S025748055 | Model: DOMF01116
  • Rated Current: 16 A | Curve: C | Poles: 1P
  • Breaking Capacity: 6 kA pada 230 VAC
  • Magnetic Trip: 5–10× In | Trip Unit: Thermal-Magnetic
  • Mounting: DIN Rail | Standar: EN/IEC 60898-1
Rp 129.900
Cek Sekarang
ELCB
Mitsubishi Electric Safety Breaker Type Earth Leakage Circuit Breaker NV-L22AM 2P 15A 100-200V 30MA

Mitsubishi Electric Safety Breaker Type Earth Leakage Circuit Breaker <Nv-L> NV-L22AM 2P 15A 100-200V 30MA 1pc

SKU: S029435012 | Model: NV-L22AM 2P 15A 100-200V 30MA
  • Rated Current: 15 A | Poles: 2P2E | Frame: 30 AF
  • Rated Sensitivity Current: 30 mA | Operating Time: 0,1 detik
  • Rated Voltage: AC 100–200 V | Phase Wire: 1φ 2W
  • Terminal: Crimp Terminal | Connection: Surface Type
Rp 699.900
Cek Sekarang
  • Proteksi sirkuit penerangan dan stopkontak:
    MCB 1P kurva C seperti contoh unit pada data umum digunakan untuk melindungi sirkuit akhir penerangan gedung, stopkontak, dan beban resistif ringan hingga menengah di instalasi komersial maupun industri.
  • Perlindungan peralatan berisiko kebocoran arus:
    ELCB dengan sensitivitas 30 mA efektif melindungi area dengan risiko kontak air seperti dapur industri, laundry, ruang mesin pendingin, vending machine, dan water heater dari bahaya sengatan listrik.
  • Panel distribusi sub-circuit:
    MCB digunakan secara luas sebagai pemutus arus per sirkuit pada panel distribusi sub-circuit, memastikan setiap jalur beban terlindungi secara individual dari overload dan hubung singkat.
  • Instalasi industri ringan dan UMKM:
    Kombinasi MCB dan ELCB memberikan proteksi berlapis pada instalasi workshop, bengkel otomotif, cold storage kecil, dan fasilitas pengolahan makanan yang memiliki risiko overload sekaligus earth fault.
  • Retrofit dan upgrade proteksi panel lama:
    ELCB dapat ditambahkan pada panel yang sudah memiliki MCB existing untuk meningkatkan standar keselamatan tanpa harus mengganti seluruh komponen panel distribusi.

Memahami Perbedaan Proteksi: Overload, Short Circuit, dan Earth Fault

Ketiga jenis gangguan listrik ini memiliki karakteristik berbeda dan memerlukan mekanisme proteksi yang spesifik. Pemahaman tentang perbedaan ini penting untuk menentukan kombinasi perangkat proteksi yang tepat dalam suatu instalasi.

  • Overload (Beban Lebih):
    Terjadi ketika arus yang mengalir melebihi kapasitas nominal kabel atau perangkat dalam waktu yang cukup lama. Menyebabkan panas berlebih pada isolasi kabel dan dapat memicu kebakaran. MCB mendeteksi kondisi ini melalui elemen bimetal thermal yang merespons secara proporsional terhadap besaran dan durasi overload.
  • Short Circuit (Hubung Singkat):
    Terjadi ketika konduktor fasa dan netral (atau fasa ke tanah) terhubung langsung dengan impedansi sangat rendah, menghasilkan lonjakan arus ekstrem dalam waktu sangat singkat. MCB mendeteksi kondisi ini melalui elemen magnetik yang bekerja secara instan. ELCB tidak dirancang untuk menangani breaking capacity tinggi yang dibutuhkan pada kondisi ini.
  • Earth Fault (Arus Bocor ke Tanah):
    Terjadi ketika arus mengalir melalui jalur yang tidak diinginkan ke tanah, misalnya melalui tubuh manusia yang menyentuh konduktor bertegangan atau melalui isolasi yang rusak. Besaran arus ini bisa sangat kecil (beberapa miliampere) namun sudah berbahaya bagi jiwa. MCB tidak mampu mendeteksi gangguan ini; hanya ELCB atau RCBO yang dapat memberikan proteksi.
  • Kombinasi proteksi yang direkomendasikan:
    Untuk instalasi yang membutuhkan proteksi lengkap, MCB dan ELCB sering dipasang secara seri: MCB sebagai pelindung overload dan short circuit, ELCB sebagai pelindung earth fault. Alternatif modern adalah RCBO yang menggabungkan keduanya dalam satu unit.
  • Urutan pemasangan dalam panel:
    Secara umum, ELCB dipasang di sisi hulu (incoming) dan MCB di sisi hilir (outgoing) pada panel distribusi, sehingga ELCB melindungi seluruh grup sirkuit dari earth fault sementara masing-masing MCB melindungi sirkuit individual dari overload dan short circuit.

Panduan Pengadaan Circuit Breaker untuk Industri

Pengadaan circuit breaker untuk kebutuhan industri, maintenance, atau proyek instalasi memerlukan pertimbangan teknis yang cermat. Berikut parameter utama yang perlu dievaluasi sebelum melakukan pembelian:

  • Kesesuaian tegangan jaringan:
    Di Indonesia, tegangan standar PLN adalah 220 V (single phase) dan 380 V (three phase). Pastikan rated voltage produk sesuai. Perlu diperhatikan bahwa beberapa produk impor, termasuk contoh ELCB pada data, dirancang untuk jaringan 100–200 V dan tidak dapat digunakan langsung pada jaringan 220 V Indonesia tanpa verifikasi lebih lanjut.
  • Pemilihan kurva MCB sesuai jenis beban:
    Kurva B (3–5× In) cocok untuk beban resistif murni seperti pemanas. Kurva C (5–10× In) cocok untuk beban umum seperti motor kecil, lampu, dan peralatan elektronik. Kurva D (10–20× In) cocok untuk beban dengan arus inrush tinggi seperti transformator dan motor besar.
  • Breaking capacity sesuai level hubung singkat:
    Nilai Icc (arus hubung singkat prospektif) pada titik instalasi harus lebih kecil dari breaking capacity MCB yang dipilih. Untuk instalasi industri dengan trafo daya besar, gunakan MCB dengan breaking capacity minimal 10 kA.
  • Sensitivitas ELCB sesuai aplikasi:
    Gunakan sensitivitas 30 mA untuk proteksi personal di area yang dapat diakses manusia. Gunakan 100–300 mA untuk proteksi instalasi dan pencegahan kebakaran akibat arus bocor kronis pada kabel atau peralatan.
  • Standar sertifikasi produk:
    Prioritaskan produk bersertifikat IEC 60898-1 untuk MCB dan IEC 61008/61009 untuk ELCB/RCBO guna memastikan keandalan dan kepatuhan terhadap standar keselamatan internasional yang diakui.
  • Durabilitas mekanik dan elektrik:
    Untuk panel yang sering di-reset atau dioperasikan, perhatikan nilai mechanical dan electrical durability produk. Contoh unit MCB pada data memiliki mechanical durability 20.000 siklus dan electrical durability 10.000 siklus, yang memadai untuk penggunaan industri standar.
  • Dimensi dan kompatibilitas DIN rail:
    Pastikan lebar modul perangkat kompatibel dengan panel yang tersedia. MCB 1P standar umumnya berukuran 1 modul (18 mm), sementara ELCB 2P umumnya 2 modul. Perhitungkan total slot panel sebelum pengadaan dalam jumlah besar.

Butuh pengadaan alat teknik dalam jumlah besar untuk perusahaan Anda?

Minta Penawaran Circuit Breaker